Olahraga

Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Mimika 2026–2030, Herman Gafur Tekankan Persatuan dan Prestasi Atlet

117
×

Terpilih Aklamasi Pimpin IPSI Mimika 2026–2030, Herman Gafur Tekankan Persatuan dan Prestasi Atlet

Sebarkan artikel ini

Caption: Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Mimika-Provinsi Papua Tengah masa bakti 2026 - 2030, Herman Gafur,SE, Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Herman Gafur, SE, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Mimika masa bakti 2026–2030. Ia berkomitmen memperkuat persatuan antarperguruan, meningkatkan kualitas pelatih, serta mendorong pembinaan atlet agar mampu berprestasi dari tingkat kabupaten hingga internasional.

Herman terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV IPSI Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang berlangsung di Padepokan Perguruan Persinas ASAD, Timika, Sabtu (24/10/2026).

Muskab IV tersebut dihadiri perwakilan sejumlah perguruan pencak silat yang tergabung dalam keluarga besar IPSI Mimika. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, mengevaluasi organisasi, serta merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan prestasi pencak silat di Kabupaten Mimika.

Baca Juga :

Adapun perguruan yang hadir sebagai peserta Muskab meliputi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Mimika, Persinas ASAD Cabang Mimika, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Pengda Mimika, Merpati Putih Cabang Mimika, Persaudaraan Setia Hati Winongo, Pagar Nusa Cabang Mimika, Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti Cabang Mimika, Pernafasan Seni Bela Diri Sunan Gunung Jati, Balaba Perisai Butuuni, Cakar Macan, dan Macan Putih.

Dalam penyampaian visi dan misinya sebelum pemilihan, Herman menegaskan bahwa kemajuan IPSI Mimika harus dibangun melalui kebersamaan, integritas, dan komitmen menghilangkan ego sektoral antarperguruan. Menurutnya, kemajuan organisasi tidak dapat diwujudkan hanya oleh seorang ketua, tetapi membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh perguruan, pelatih, atlet, dan pemangku kepentingan olahraga.

“Kalau seandainya saya diberi amanah, hal pertama yang sangat saya harapkan adalah kebersamaan kita. Tidak boleh ada ego perguruan. Kita satu, yaitu keluarga besar IPSI Kabupaten Mimika,” tegas Herman.

Ia menilai seluruh perguruan memiliki peran penting dalam membina dan mengembangkan potensi atlet. Karena itu, semangat persaudaraan dan sportivitas harus menjadi landasan utama dalam setiap kegiatan maupun kompetisi pencak silat.

Herman juga menegaskan bahwa seluruh atlet yang telah dibina dan menjadi bagian dari IPSI merupakan tanggung jawab bersama.

“Semua atlet itu adalah atlet kita. Semua perguruan boleh melatih, membina, dan mengembangkan potensi anak-anak kita. Namun, ketika mereka sudah menjadi atlet IPSI, maka mereka adalah atlet kita bersama,” ujarnya.

Selain memperkuat persatuan, Herman berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pelatih melalui program sertifikasi. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan mutu pembinaan sekaligus mempersiapkan atlet-atlet yang mampu bersaing dalam berbagai kejuaraan.

Ia berharap kegiatan pencak silat di Mimika tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan atlet berprestasi di berbagai tingkatan, mulai dari kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional.

Menurutnya, target tersebut membutuhkan program pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang terarah, serta dukungan dari seluruh pihak.

Karena itu, Herman berencana menyusun program kerja yang mengakomodasi kebutuhan dan harapan seluruh perguruan, pelatih, serta atlet.

“Program kerja ke depan harus mampu mengakomodasi seluruh bakat dan harapan, baik dari perguruan, para pelatih, maupun khususnya atlet-atlet kita,” katanya.

Ia menambahkan, kepengurusan IPSI Mimika ke depan harus dibangun secara inklusif dengan melibatkan seluruh perguruan yang ada, termasuk perguruan yang belum bergabung. Dengan demikian, program dan kegiatan organisasi dapat benar-benar lahir dari aspirasi bersama.

Setelah ditetapkan sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Mimika terpilih, Herman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa Muskab IV berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi menjadi faktor penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memastikan program kerja dapat terlaksana dengan baik.

“Masa depan IPSI ini tergantung dari kita semuanya. Saya berharap ke depan komunikasi menjadi penting,” ujarnya.

Herman juga menekankan bahwa organisasi tidak akan berkembang tanpa kegiatan nyata. Oleh sebab itu, IPSI Mimika perlu melaksanakan berbagai program, baik internal maupun eksternal, untuk memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet.

Ia mengajak seluruh pengurus, sesepuh, dan perguruan untuk bersama-sama menjaga kepercayaan yang telah diberikan serta membangun organisasi secara kolektif.

“Kepercayaan ini mari kita jaga bersama-sama. Saya mengucapkan terima kasih kepada para sesepuh dan perguruan yang telah memberikan mandat kepada saya sebagai Ketua Umum IPSI Mimika,” tuturnya.

Perwakilan Pengurus IPSI Provinsi Papua Tengah, Legono Joko, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Herman Gafur atas terpilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Mimika masa bakti 2026–2030.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik serta membawa IPSI Mimika menjadi organisasi yang semakin solid, berkembang, dan mampu meningkatkan prestasi pencak silat pada masa mendatang.

“Terpilihnya Herman Gafur diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antarperguruan, peningkatan kualitas pembinaan atlet, serta terwujudnya pencak silat Mimika yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Muskab IV IPSI Kabupaten Mimika, yakni “Bergerak Bersama Menuju Puncak Prestasi, Menyukseskan Pencak Silat Mimika.”

Melalui kepemimpinan baru ini, IPSI Mimika diharapkan semakin memperkuat persaudaraan antarperguruan, meningkatkan kualitas pembinaan, dan melahirkan atlet-atlet pencak silat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Mimika di berbagai ajang kompetisi.

Penulis: Stendi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *