BENCANA ALAMHUKRIM

Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya, Dua Anggota TNI Terluka

127
×

Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya, Dua Anggota TNI Terluka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

INTAN JAYA, Nemangkawipos.com – Pesawat Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat mendarat di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Insiden tersebut menyebabkan dua anggota TNI mengalami luka-luka, sementara penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Kapolres Intan Jaya, Kompol Sofian Corneles A. Samakori, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, tetapi dua orang mengalami luka akibat benturan.

“Benar. Tadi pagi ada pesawat tergelincir. Tidak ada korban jiwa atas kejadian itu. Tetapi ada dua orang dilaporkan terluka,” ungkap Kapolres saat dikonfirmasi.

Baca Juga :

Pesawat tersebut dipiloti Captain Riza dengan didampingi kopilot Captain Andi. Berdasarkan keterangan kepolisian, pesawat membawa delapan penumpang, terdiri atas tiga anggota Koramil 1718/Sugapa, satu anggota Polres Intan Jaya, dan empat warga sipil.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, insiden terjadi ketika pesawat menyentuh landasan. Pilot mengaku tidak menyangka ban pesawat yang dibawanya terlepas saat proses pendaratan.

Sejumlah penumpang juga mengaku mendengar bunyi dan merasakan hentakan dari bagian bawah pesawat ketika hendak mendarat. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang menyebabkan pesawat keluar dari jalur pendaratan.

Pilot kemudian membelokkan kemudi ke arah kiri hingga pesawat masuk ke area rawa-rawa di sisi landasan. Menurut Kapolres, tidak ada laporan mengenai tanda peringatan dari dalam pesawat sebelum kejadian.

Insiden tersebut mengakibatkan pesawat mengalami kerusakan. Dua anggota TNI yang terluka masing-masing Serka Matheus, yang mengalami luka di bagian pinggang, dan Koptu Johar, yang mengalami luka di bagian kepala akibat benturan. Sementara itu, enam penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel kepolisian langsung diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi guna mendukung proses penyelidikan.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih mendalami penyebab tergelincirnya pesawat, termasuk informasi awal mengenai ban pesawat yang diduga terlepas ketika melakukan pendaratan.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tergelincirnya pesawat tersebut, termasuk adanya informasi ban pesawat yang dikabarkan lepas ketika hendak melakukan pendaratan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *