BENCANA ALAM

Tragis! Dua Pekerja Sumur di Timika Pingsan Saat Penggalian, Keduanya Meninggal Dunia

393
×

Tragis! Dua Pekerja Sumur di Timika Pingsan Saat Penggalian, Keduanya Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Caption: Tim SAR Timika bersama pihak kepolisian dan masyarakat setempat melakukan proses evakuasi terhadap dua pekerja yang ditemukan tidak sadarkan diri di dalam sumur saat melakukan pekerjaan penggalian di Kabupaten Mimika, Sabtu (31/10/2026). Kedua korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis PSC 119. Foto: Dok. SAR Timika.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Upaya memperdalam sumur di wilayah Kabupaten Mimika berakhir tragis. Dua pekerja penggalian sumur, Riski Arsani (40) dan Yul Basuki (35), ditemukan tidak sadarkan diri di dalam sumur pada Sabtu (31/10/2026) sore. Keduanya kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setelah berhasil dievakuasi.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika oleh seorang perempuan bernama Iren sekitar pukul 15.05 WIT. Berdasarkan informasi awal dari pelapor, kedua pekerja tersebut sedang melakukan pekerjaan memperdalam sumur.

Kejadian bermula ketika salah satu pekerja masuk ke dalam sumur dan tiba-tiba pingsan. Melihat rekannya tidak sadarkan diri, pekerja lainnya berusaha memberikan pertolongan. Namun, nahas, ia juga ikut pingsan di dalam sumur.

Baca Juga :

Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, S.E., langsung mengerahkan tim Rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Dalam proses penanganan, tim SAR mendapat bantuan dari pihak kepolisian dan masyarakat setempat. Setelah upaya evakuasi dilakukan, kedua korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.

Namun, berdasarkan pemeriksaan tim medis PSC 119 yang berada di lokasi, kedua pekerja tersebut telah meninggal dunia.
Selanjutnya, jenazah kedua korban dievakuasi oleh tim PSC 119 bersama pihak kepolisian menuju RSUD Mimika untuk penanganan lebih lanjut.

Dengan berhasilnya proses evakuasi, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) diusulkan untuk ditutup. Seluruh potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing, disertai ucapan terima kasih atas bantuan dan kerja sama selama proses penanganan berlangsung.

Hingga informasi ini disampaikan, penyebab kedua pekerja kehilangan kesadaran di dalam sumur belum dijelaskan secara resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *