organisasi

Jelang Sumpah Pemuda, Aliansi Pemuda Amungsa Desak Bupati Mimika Definitifkan Empat Pejabat Daerah

377
×

Jelang Sumpah Pemuda, Aliansi Pemuda Amungsa Desak Bupati Mimika Definitifkan Empat Pejabat Daerah

Sebarkan artikel ini

Caption: Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA) Kabupaten Mimika, Hellois Kemong. Foto: Dok.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Ketua Aliansi Pemuda Amungsa (APA) Kabupaten Mimika, Hellois Kemong, meminta Bupati dan Wakil Bupati Mimika segera menetapkan pejabat definitif untuk empat jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika. Permintaan tersebut disampaikan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026, sebagai bentuk dorongan terhadap pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP), khususnya suku Amungme dan Kamoro.

Dalam keterangannya, Senin (26/10/2026), Hellois menyebut empat jabatan yang perlu segera mendapat kepastian pejabat definitif, yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Menurutnya, jabatan Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPBD saat ini dijalankan oleh putra asli suku Kamoro melalui jabatan Pelaksana Harian (Plh). Ia meminta kedua jabatan tersebut segera ditetapkan secara definitif sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :

Selain itu, Hellois menyoroti jabatan Sekda Kabupaten Mimika yang disebutnya telah dijalankan oleh putra asli Kamoro melalui jabatan Penjabat (Pj) selama sekitar dua setengah tahun. Ia berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian status jabatan tersebut.

Untuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, ia juga meminta agar jabatan kepala dinas yang saat ini diisi melalui Pelaksana Tugas (Plt) segera ditetapkan secara definitif dengan memperhatikan keterwakilan putra-putri asli Amungme dan Kamoro.

Hellois menilai keempat pejabat tersebut telah memenuhi persyaratan untuk menduduki jabatan definitif. Karena itu, ia mendorong Bupati dan Wakil Bupati Mimika mempertimbangkan aspirasi tersebut dengan tetap mengacu pada aturan kepegawaian dan mekanisme pengangkatan aparatur sipil negara (ASN).

“Bupati Mimika harus segera memberikan jalur Otonomi Khusus kepada Orang Asli Papua, lebih khusus kepada empat pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika. Apalagi mereka adalah Orang Asli Amungme dan Kamoro di Kabupaten Mimika yang punya negeri ini,” tegas Hellois.

Selain menyampaikan aspirasi mengenai penetapan pejabat definitif, Hellois mengajak seluruh pemuda yang berada di Kabupaten Mimika untuk menjadikan peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga keamanan daerah.

Ia mengimbau generasi muda agar bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai demi mendukung pembangunan Kabupaten Mimika menuju cita-cita “Gerbang Emas”.

Menurutnya, peran pemuda sangat penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab demi kemajuan masyarakat.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Aliansi Pemuda Amungsa berharap pemerintah daerah dapat menindaklanjuti aspirasi terkait penetapan pejabat definitif, sekaligus memberikan perhatian terhadap keterwakilan Orang Asli Papua dalam birokrasi pemerintahan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *