HUKRIM

Leher Ditikam OTK Saat Duduk di Bengkel, ASN di Ilaga Dilarikan ke RSUD

191
×

Leher Ditikam OTK Saat Duduk di Bengkel, ASN di Ilaga Dilarikan ke RSUD

Sebarkan artikel ini

Caption: Kondisi Muchsin Muchtar, ASN yang menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal (OTK) di Kampung Alumoni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, saat mendapatkan penanganan medis di RSUD Ilaga.

Example 468x60

PUNCAK, Nemangkawipos.com – Aksi penikaman terhadap seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Muchsin Muchtar menggegerkan warga Kampung Alumoni, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (1/11/2026) sore. Korban diserang seorang pria tak dikenal saat sedang berada di Bengkel Mandiri Utama sekitar pukul 16.00 WIT hingga mengalami luka tusuk serius di bagian leher.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan korban dalam kondisi terluka. Sementara itu, saksi yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan sepeda motor ke RSUD Ilaga untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Puncak, AKBP Domingos De Fatima Ximenes, membenarkan peristiwa tersebut. Setelah menerima laporan, Kapolres langsung mendatangi rumah sakit untuk menjenguk korban sekaligus memastikan kondisi dan penanganan medis yang diberikan.

Baca Juga :

“Benar, telah terjadi penikaman terhadap seorang ASN di Ilaga. Kami sudah menjenguk korban di rumah sakit dan saat ini korban sedang mendapatkan penanganan medis. Kami juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan,” kata Domingos ketika dikonfirmasi.

Berdasarkan keterangan saksi, ungkap Kapolres, peristiwa bermula ketika korban sedang duduk santai di atas sepeda motor Honda Beat berwarna hitam di Bengkel Mandiri Utama. Namun, situasi mendadak berubah ketika seorang pria yang identitasnya belum diketahui menghampiri korban. Tanpa banyak bicara, pelaku kemudian menikam bagian belakang leher korban menggunakan senjata tajam.

“Jadi setelah melakukan penikaman, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Saksi yang melihat peristiwa itu segera memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan sepeda motor ke RSUD Ilaga,” jelas Kapolres.

Akibat serangan tersebut, Muchsin mengalami luka serius di bagian leher. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterima Kapolres, senjata tajam yang digunakan pelaku dilaporkan masih tertancap ketika korban mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Kapolres menyampaikan bahwa korban direncanakan dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Senin (2/11/2026) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Korban rencananya akan dievakuasi ke Kabupaten Mimika pada Senin (2/11/2026) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kami berharap proses penanganan berjalan lancar dan korban segera pulih. Kami juga memohon doa agar korban diberikan kekuatan dan kesembuhan,” ujar Kapolres.

Sementara itu, untuk mengungkap kasus tersebut, Kapolres bersama personelnya telah mendatangi dan melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan.

Terkait motif penikaman, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan penyebab maupun latar belakang penyerangan tersebut. Polisi masih berupaya mengidentifikasi pelaku dan menelusuri keberadaannya.

“Untuk motif penikaman ini, kami belum bisa memastikan. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan dan berupaya mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Kami akan berupaya agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas pelaku dan motif penikaman masih dalam penyelidikan kepolisian.

Penulis: Stendi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *