HUKRIM

Respon Cepat! Polres Mimika Tangkap 5 Terduga Pelaku Begal dan Pengeroyokan yang Picu Pemalangan Jalan

93
×

Respon Cepat! Polres Mimika Tangkap 5 Terduga Pelaku Begal dan Pengeroyokan yang Picu Pemalangan Jalan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com  — Polres Mimika bergerak cepat meredam situasi pasca-aksi pemalangan jalan yang dilakukan oleh pihak keluarga korban di Jalan Cenderawasih, depan Hotel 66, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (20/7/2026) malam. Kurang dari dua jam setelah kejadian, aparat kepolisian sukses mengamankan lima orang terduga pelaku.

​Aksi pemalangan jalan yang diwarnai pembakaran ban bekas tersebut sempat menutup total dua jalur lalu lintas. Aksi spontan itu dilakukan keluarga sebagai bentuk desakan agar aparat penegak hukum segera menangkap pelaku yang menganiaya korban berinisial DK.

​Peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 WIT. Saat itu, korban bersama istri dan anaknya sedang berada di Jalan Cenderawasih, SP 2, tepat di depan Kantor Lurah.

Baca Juga :

Secara tiba-tiba, korban didatangkan oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3 hitam. Pelaku diduga merampas telepon seluler dari tangan anak korban dan langsung kabur.

Tidak terima, korban melakukan pengejaran menggunakan sepeda motor hingga ke depan Hotel 66. Nahas, setibanya di lokasi tersebut, korban justru dihadang dan dikeroyok oleh sekitar tujuh orang tak dikenal.

​Akibat pengeroyokan brutal itu, korban mengalami luka di bagian dahi serta luka robek pada telapak kaki kiri. Selain ponsel pertama yang raib, barang bawaan berupa noken dan ponsel milik korban lainnya juga turut dirampas. Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Mimika guna mendapatkan perawatan intensif.

​Mengetahui adanya aksi blokade jalan akibat insiden tersebut, Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama Kabag Ops Kompol Hendri A. Korwa dan jajaran personel langsung turun tangan memimpin pengamanan dan bernegosiasi dengan pihak keluarga.

​Berkat langkah persuasif dan respons sigap aparat, situasi berhasil dikendalikan. Polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil mencokok lima orang terduga pelaku berinisial DJN, EK, DWL, JW, dan YSK.

“Perkiraan pelaku berjumlah enam orang dan sementara kami sudah menangkap lima orang,” ungkap Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, Senin malam.

​Kendati demikian, pihak kepolisian belum membeberkan motif secara utuh. Alredo menyebutkan bahwa penyidik Satreskrim Polres Mimika masih mendalami keterangan karena ditemukan adanya perbedaan kesaksian antara pihak korban dan para terduga pelaku yang diamankan.

“Untuk kronologi lengkap dan motif aksi, kami masih dalami dan mencari bukti untuk mengetahui kejadian sebenarnya. Kami pun sedang bekerja secepat mungkin untuk mengungkap kebenaran dari kasus ini,” tegasnya.

​Di tengah situasi yang mulai kondusif, Kapolres mengimbau kepada masyarakat dan keluarga korban agar tidak melancarkan aksi susulan yang berpotensi melanggar hukum serta mengganggu ketertiban umum. Ia memastikan jajarannya transparan dan profesional dalam mengusut tuntas kasus ini.

“Saya harap tidak ada aksi lanjutan yang dapat mengganggu ketertiban umum karena faktanya akan segera jelas. Percayakan penanganannya kepada kami,” pungkasnya.

​Usai situasi mencair, aparat patroli perintis Polres Mimika turut mengawal dan mengantar pihak keluarga menuju RSUD Kabupaten Mimika untuk mendampingi korban. Arus lalu lintas di Jalan Cenderawasih kini terpantau kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *