pemerintah kabupaten Mimika

Dana Otsus 2026 Mengalir ke Warga Wania, 480 Paket Bahan Pokok Disalurkan

24
×

Dana Otsus 2026 Mengalir ke Warga Wania, 480 Paket Bahan Pokok Disalurkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Sebanyak 480 paket bantuan permakanan yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 disalurkan kepada masyarakat di tujuh wilayah Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Jumat (9/10/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Mimika, Yulita Kudiai, S.IP., M.AP., kepada tiga kepala kelurahan dan empat kepala kampung untuk diteruskan kepada keluarga penerima manfaat.

Setiap paket berisi lima jenis kebutuhan pokok, yakni beras, gula, minyak goreng, susu Dancow dan telur.

Baca Juga :

Adapun rincian penyaluran meliputi Kelurahan Inauga sebanyak 88 paket, Kelurahan Wonosari Jaya 57 paket, Kelurahan Kamoro Jaya 67 paket, Kampung Nawaripi 61 paket, Kampung Mawokau Jaya 57 paket, Kampung Kadun Jaya 92 paket, serta Kampung Mandiri Jaya 58 paket.

Penyaluran melalui kelurahan dan kampung tersebut dilakukan atas arahan Kepala Distrik Wania, Ria N. Mandiwa, S.IP., agar bantuan lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan.

Yulita mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai dapat membantu meningkatkan ketepatan sasaran penerima bantuan. Menurutnya, selama ini penyerahan bantuan Dinas Sosial umumnya dilakukan di tingkat distrik.

“Selama ini penyerahan bantuan dari Dinas Sosial biasanya dilakukan di tingkat distrik. Namun, Kepala Distrik Wania melakukan inovasi dengan mendorong penyaluran langsung ke kelurahan dan kampung. Kami sangat mendukung langkah ini karena merupakan salah satu bentuk nyata dari pelaksanaan visi dan misi Bupati Mimika. Semoga pola seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya, dan Dinas Sosial akan tetap mendukung,” ungkap Yulita.

Ia menjelaskan, usulan penyaluran langsung tersebut disetujui karena dinilai dapat membantu memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak berdasarkan data dan hasil verifikasi.

Yulita menegaskan, bantuan permakanan bertujuan meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, bukan menjadi sumber penghidupan tetap. Melalui bantuan ini, keluarga diharapkan dapat secara bertahap meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian.

“Harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat dan membantu mereka menjadi lebih sejahtera serta mandiri. Jika tahun depan anggaran tersedia, Dinas Sosial akan kembali menyalurkan bantuan sesuai dengan data dan hasil verifikasi terbaru yang akurat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *