pemerintah kabupaten MimikaSwasta

Sumbat Sampah Picu Banjir, Pemkab Mimika dan Freeport Keroyok Bersihkan Kali di Jalan KH. Dewantara

3
×

Sumbat Sampah Picu Banjir, Pemkab Mimika dan Freeport Keroyok Bersihkan Kali di Jalan KH. Dewantara

Sebarkan artikel ini

Capt : Pemerintah Kabupaten Mimika bersama PT Freeport Indonesia dan masyarakat berfoto bersama usai kegiatan aksi bersih kali yang mengusung tema “Bersama Membersihkan Kali, Bersama Menjaga Bumi” di Jalan KH. Dewantara, Mimika, Selasa (26/5/2026). Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Tumpukan sampah yang menyumbat aliran air di kawasan Jalan KH. Dewantara, Mimika, akhirnya mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar aksi bersih-bersih kali pada Selasa (26/5/2026) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

​Kegiatan tersebut mengusung tema “Bersama Membersihkan Kali, Bersama Menjaga Bumi” dan menjadi salah satu langkah awal membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Mimika.

​Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, menegaskan bahwa aksi bersih-bersih kali bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga :

Menurutnya, persoalan banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Mimika salah satunya disebabkan oleh kebiasaan membuang sampah sembarangan hingga menyumbat saluran air.

“Kami sangat berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi gerakan pemerintah saja, tetapi masyarakat juga harus ikut terlibat menjaga lingkungan. Tolong buang sampah pada tempatnya agar tidak memicu banjir. Saat ini kita lihat sendiri beberapa aliran kali tersumbat total karena sampah,” ujar Santy.

​Ia juga memberikan apresiasi kepada PT Freeport Indonesia yang ikut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

“Harus ada kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat supaya Kabupaten Mimika terlihat bersih. Kalau kota bersih, masyarakat juga sehat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Divisi Lingkungan Hidup PTFI, Robert Sarwom, menjelaskan bahwa kegiatan bersih kali sengaja melibatkan pengurus RT dan masyarakat sekitar sebagai bentuk edukasi langsung kepada warga terkait pentingnya menjaga lingkungan.

​“Ini bagian dari rangkaian kegiatan menuju puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni nanti. Sebelumnya kami juga sudah melaksanakan kegiatan bersih kampung di Mapurujaya,” kata Robert.

​Ia menyebutkan, selain aksi bersih kali, pihaknya bersama DLH Mimika juga telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan seperti aksi bersih sekolah dan rumah ibadah.

Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Mimika dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026 di Gedung Eme Neme Yauware.

Kegiatan tersebut nantinya akan diisi dengan expo lingkungan, pameran, hingga pagelaran budaya sebagai bentuk kampanye menjaga bumi dan lingkungan hidup.

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat dan menjadikan Mimika lebih bersih serta sehat,” tutup Robert.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *