DPR

KUOTA MELIMPAH TAPI ANTREAN MENGULAR: Politisi PAN Desak Pertamina dan Pemkab Mimika Buka-Bukaan Soal Kisruh BBM

60
×

KUOTA MELIMPAH TAPI ANTREAN MENGULAR: Politisi PAN Desak Pertamina dan Pemkab Mimika Buka-Bukaan Soal Kisruh BBM

Sebarkan artikel ini

Capt: Anggota Komisi I DPRK Mimika, Agustinus Murib, saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait polemik antrean BBM di SPBU wilayah Timika, Kamis (23/7/2026). Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Anggota Komisi I DPRK Mimika, Agustinus Murib, menyoroti masih terjadinya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Mimika. Ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait dan PT Pertamina memberikan penjelasan yang terbuka kepada masyarakat mengenai penyebab kondisi tersebut.

Menurut Agustinus, antrean kendaraan yang hampir setiap hari terjadi menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, terutama karena kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Kabupaten Mimika dinilai cukup besar.

“Yang menjadi pertanyaan masyarakat, di mana letak persoalannya? Kalau kuota BBM tersedia, mengapa antrean di SPBU masih terus terjadi? Kami meminta instansi terkait dan Pertamina memberikan penjelasan yang transparan sehingga masyarakat mengetahui penyebab sebenarnya,” ujar Agustinus, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga :

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan V itu menilai persoalan distribusi BBM perlu segera mendapat perhatian serius agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ia mengatakan antrean panjang tidak hanya berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada kendaraan untuk bekerja dan menjalankan usaha.

Karena itu, Agustinus mendorong pemerintah daerah, instansi teknis, dan PT Pertamina untuk melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi maupun pelayanan di SPBU serta menghadirkan solusi yang efektif agar kebutuhan BBM masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“Kami berharap ada langkah nyata yang segera dilakukan sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dan persoalan antrean BBM dapat diatasi,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *