organisasi

KNPI Harmoni Papua Tengah Ajak Pemuda Bersatu: Jangan Lagi Terpecah, Kita Satu untuk Papua Tengah

2
×

KNPI Harmoni Papua Tengah Ajak Pemuda Bersatu: Jangan Lagi Terpecah, Kita Satu untuk Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Ketua KNPI Harmoni Papua Tengah, Benyamin Ronal Magal, menegaskan kehadiran organisasinya bukan untuk mencari permusuhan maupun kepentingan dengan kelompok pemuda mana pun. Menurutnya, tujuan utama KNPI Harmoni adalah menyatukan pemuda yang ada di delapan kabupaten di Papua Tengah.

Benyamin mengatakan dinamika kepemudaan di Papua Tengah selama ini masih diwarnai berbagai kepentingan yang membuat pemuda terkotak-kotak. Kondisi tersebut, kata dia, harus segera dibenahi agar pemuda memiliki satu arah dalam membangun daerah.

“Saya amati selama proses dinamika pemuda ini berjalan, masih terkota-kotak karena kepentingan. Saya hanya punya satu tujuan, yaitu pemuda harus satu. Butuh orang gila yang mau menyatukan pemuda kita. Kita tidak boleh terkotak-kotak, karena kita satu kesatuan untuk Papua Tengah dan Indonesia,” kata Benyamin saat ditemui di salah satu kafe di Timika, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :

Ia mengatakan dirinya akan berupaya menyatukan pemuda nusantara yang berada di delapan kabupaten di Papua Tengah.

“Sikap saya, saya akan berusaha bagaimana supaya pemuda nusantara yang ada di Papua Tengah, di delapan kabupaten, harus bersatu dan ada di bawah barisan saya. Saya tidak punya kepentingan dengan siapa pun,” tegasnya.

Benyamin juga menegaskan kehadirannya bukan untuk mengganggu atau mengotak-atik organisasi kepemudaan yang sudah ada di Papua Tengah.

“Saya tidak mengotak-atik pemuda yang ada di Papua Tengah. Saya tegaskan, saya tidak punya kepentingan untuk siapa pun. Tugas saya hanya satu, hadir untuk menyatukan pemuda,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun pemerintah di delapan kabupaten dapat memberikan dukungan terhadap upaya yang dilakukan KNPI Harmoni Papua Tengah.

“Harapan saya kepada pemerintah provinsi dan delapan kabupaten, dengan niat saya untuk mempersatukan pemuda nusantara di Papua Tengah, saya berharap sekali mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi dan delapan kabupaten,” katanya.

Benyamin mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan sejumlah agenda, termasuk pelatihan dan konsolidasi kepemudaan.

“Kami sedang menyiapkan agenda pelatihan. Untuk itu kami akan melakukan konsolidasi akbar bersama ketua-ketua carateker KNPI di delapan kabupaten, sambil mempersiapkan pelantikan kami di Papua Tengah,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh pemuda dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) nasional yang berada di Papua Tengah untuk bersama-sama membenahi kepemudaan.

“Saya mengajak seluruh pemuda dan OKP nasional, mari kita bersatu. Kita benahi proses pemuda ke rel yang benar. Selama ini pemuda diperlihatkan dengan prosedur dan proses organisasi yang bobrok,” katanya.

Menurut Benyamin, perbedaan tidak boleh menjadi alasan pemuda Papua Tengah terus terpecah.

“Ini bukan waktunya kita terpecah belah. Mari kita satukan pikiran dan barisan, kemudian kita bangun pemuda,” tegasnya.

Sementara itu, Adrianus G. Waker, OKK KNPI Harmoni Papua Tengah, mengatakan proses reorganisasi kepemudaan harus kembali kepada mekanisme organisasi yang benar.

Menurutnya, generasi muda tidak boleh diwariskan proses organisasi yang keliru. Sebagai bagian dari generasi yang akan melanjutkan pembangunan, pemuda harus mampu menjadi contoh dalam menjalankan organisasi.

“Reorganisasi harus kembali kepada rel organisasi sebagaimana mestinya. Kita tidak boleh mengajarkan proses yang salah kepada generasi kita. Kita sebagai garda pembangunan harus menjadi role model yang benar sesuai mekanisme organisasi,” kata Adrianus.

Ia mengatakan KNPI Harmoni Papua Tengah akan terus melakukan kerja-kerja organisasi untuk membangun persatuan pemuda di seluruh wilayah Papua Tengah.

“Untuk itu kami akan ada dalam tahapan kerja-kerja organisasi untuk mempersatukan kepemudaan. Jangan lagi ada yang bilang saya dari ini dan itu, tetapi kita ada satu, yakni pemuda Papua Tengah dan Indonesia,” ujarnya.

Adrianus menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan berbagai unsur kepemudaan di Papua Tengah.

Ia menegaskan seluruh proses organisasi tetap mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi.

“Hingga saat ini kami masih dalam tahapan koordinasi dan konsolidasi. Tentunya tetap pada rel AD/ART KNPI. Itu adalah pedoman dan kompas organisasi kita. Kita tidak bisa keluar dari situ,” tegasnya.

Adrianus menambahkan, proses yang benar merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang sehat dan bisa menjadi contoh bagi generasi berikutnya.

“Saya tegaskan, organisasi yang baik harus menjadikan dan memperlihatkan proses yang benar kepada generasi. Orang hebat meraih hasil dari proses yang sah dan benar,” pungkasnya.

Penulis: Stendi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *