Example floating
Example floating
Swasta

PT Freeport Indonesia Resmikan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN di Jayapura

218
×

PT Freeport Indonesia Resmikan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN di Jayapura

Sebarkan artikel ini

Capt : Rektor Universitas Cenderawasih Dr. Oscar O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr. (kedua kiri), didampingi Ketua Senat Uncen Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, MBA (kiri), bersama Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas meninjau ruang perkuliahan di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN.

Example 468x60

JAYAPURA, Nemangkawipos.com — Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, secara resmi menyerahterimakan Gedung Pusat Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih (UNCEN) kepada Rektor UNCEN, Dr. Oscar O. Wambrauw, SE., M.Sc.Agr., di Jayapura, Papua, Senin (8/12/2025).

Dalam sambutannya, Tony Wenas menegaskan bahwa kemajuan Papua harus dimulai dari penguatan fasilitas pendidikan dan riset.

“Gedung ini kami persembahkan untuk mendukung generasi muda Papua dalam pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis Sains, Teknologi, Teknik (Engineering), dan Matematika atau STEM, sehingga mereka memiliki kompetensi global, berkarakter kuat, dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Tony kepada Nemangkawipos.com.

Baca Juga :

Tony menambahkan bahwa kerja sama PTFI dan UNCEN selama ini sudah berkontribusi besar dalam menyiapkan talenta Papua. Saat ini, terdapat 332 alumnus UNCEN yang bekerja di PTFI. Sementara itu, 255 mahasiswa telah menerima beasiswa UNCEN dari Freeport, dengan 51 mahasiswa masih aktif.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas penerima manfaat agar semakin banyak putra-putri Papua yang maju,” tambahnya.

Rektor UNCEN, Dr. Oscar O. Wambrauw, menyampaikan apresiasi atas komitmen PTFI dalam memperkuat kapasitas pendidikan tinggi di Papua.

“Gedung Pusat Sains dan Kemitraan ini akan menjadi penggerak utama penguatan STEM, pusat kolaborasi antara universitas dan industri, serta memperluas akses pendidikan inklusif bagi anak-anak muda Papua,” ujarnya.

Ia berharap fasilitas ini dapat menjadi ruang lahirnya karya terbaik bagi Papua. “Semoga gedung ini menjadi sarana untuk menciptakan karya-karya terbaik demi Papua sehat, Papua cerdas, dan Papua produktif,” katanya.

Gedung Pusat Sains dan Kemitraan UNCEN dirancang sebagai fasilitas perkuliahan modern yang ramah lingkungan. Berdiri di atas lahan 4.800 m² dengan luas bangunan 2.800 m², gedung tiga lantai ini dilengkapi panel surya sebagai sumber energi sekaligus sarana pembelajaran tentang sistem kelistrikan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Fasilitas gedung antara lain: 18 ruang kuliah berkapasitas 40 orang, lengkap dengan AC, proyektor, dan laptop untuk mendukung kuliah daring. Setiap ruangan diberi nama unsur kimia mineral PTFI: Cuprum (tembaga), Argentum (perak), dan Aurum (emas). Auditorium berkapasitas 170 kursi dengan videotron 6 x 3 meter. Interior menggunakan material tembaga, dipadukan motif Papua serta ukiran Cenderawasih dan Kamoro. Patung dinding Tanah Papua yang menggambarkan pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat.

Sistem interaksi daring dua arah dan jaringan internet di seluruh lantai. Mural “Tembaga untuk Kehidupan” pada area void tangga dengan pencahayaan alami. Toilet ramah difabel, plaza, taman, dan area parkir 1.300 m². Fire suppression system dan sebagian atap lantai tiga dibiarkan terbuka sebagai contoh konstruksi nyata bagi mahasiswa Teknik Sipil.

PTFI berharap fasilitas ini akan semakin memperkuat posisi UNCEN sebagai universitas unggulan di Kawasan Timur Indonesia.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *