pemerintah kabupaten Mimika

Waspada Kabut Asap, Distrik Mimika Tengah Perkuat Edukasi dan Perlindungan Warga Bagi masker

238
×

Waspada Kabut Asap, Distrik Mimika Tengah Perkuat Edukasi dan Perlindungan Warga Bagi masker

Sebarkan artikel ini

Capt : Nuansa pembagian masker kepada pelajar di Distrik Mimika Tengah sebagai langkah pencegahan paparan asap. Plt. Kepala Distrik Mimika Tengah, Gemma Kwalik, saat menyerahkan masker kepada pelajar dalam kegiatan pembagian masker di wilayah tersebut. Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Distrik Mimika Tengah memperkuat langkah pencegahan dampak kesehatan akibat kabut asap yang masih menjadi perhatian di wilayah Kabupaten Mimika.

Langkah tersebut dilakukan melalui edukasi masyarakat, pelayanan kesehatan, pembagian masker serta penguatan koordinasi bersama Puskesmas, pemerintah kampung, aparatur kampung dan sekolah di wilayah Distrik Mimika Tengah.

Plt Kepala Distrik Mimika Tengah, Gemma Kwalik, mengatakan upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Nomor 400.7.71/380/2026 tentang kewaspadaan dan penanggulangan dampak kesehatan akibat kabut asap di Kabupaten Mimika, khususnya dalam pelaksanaan pelayanan dasar.

Baca Juga :

“Sehubungan dengan surat edaran kewaspadaan dan penanggulangan dampak kesehatan akibat kabut asap di Kabupaten Mimika, kami di Distrik Mimika Tengah terus berupaya melakukan langkah pencegahan melalui pemerintah distrik dan Puskesmas,” jelas Gemma kepada Nemangkawipos.com, 8 September 2026.

Gemma mengatakan, pemerintah distrik bersama Dinas Kesehatan, Puskesmas,  pemerintah kampung dan guru terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap.

Masyarakat diimbau memperhatikan kondisi lingkungan, mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi asap cukup pekat serta menggunakan masker saat berada di luar rumah.

Pelayanan kesehatan di tingkat kampung dan Puskesmas juga terus diperkuat agar masyarakat dapat memperoleh informasi maupun pemeriksaan apabila mengalami keluhan kesehatan setelah terpapar kabut asap. Perhatian khusus diberikan kepada kelompok yang lebih rentan, seperti anak–anak, pelajar, lanjut usia (lansia) dan ibu hamil.

Pemerintah distrik meminta keluarga ikut memperhatikan kondisi anggota keluarga yang masuk dalam kelompok rentan tersebut dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan apabila muncul keluhan kesehatan.

Sebagai bagian dari langkah pencegahan, pemerintah distrik bersama Puskesmas, tenaga kesehatan, guru, dan aparatur kampung di lima kampung di Distrik Mimika Tengah turut melakukan pembagian masker kepada masyarakat dan pelajar guna mengurangi risiko paparan asap.

Di Kampung Mioko, petugas Pustu membagikan masker kepada siswa-siswi SD YPPK St. Blasius Mioko. Masker juga diberikan kepada anak-anak TK Negeri Mioko, khususnya untuk membantu melindungi kelompok usia sekolah dari paparan asap.

Sementara itu, di Kampung Timika Pantai, petugas Pustu menyerahkan masker kepada guru dan siswa-siswi SD YPPK St. Don Bosco Timika Pantai.

Pembagian masker juga dilakukan oleh tenaga kesehatan Pustu Keakwa kepada guru dan siswa-siswi SD YPPK St. Bonaventura Keakwa, Distrik Mimika Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan perlindungan masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, dari dampak paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan.

Pembagian masker tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut surat edaran Dinas Kesehatan sekaligus upaya memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di lingkungan kampung dan sekolah.

Pemerintah Distrik Mimika Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap kondisi kabut asap sebagai persoalan ringan. Edukasi mengenai pencegahan akan terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah kampung dan berbagai unsur masyarakat.

Aparatur kampung juga diminta aktif menyampaikan informasi kepada warga mengenai cara mengurangi risiko paparan asap, terutama kepada keluarga yang memiliki anak kecil, pelajar, lansia dan ibu hamil.

Kolaborasi antara pemerintah distrik, Dinas Kesehatan, Puskesmas, tenaga pendidik, pemerintah kampung dan masyarakat dinilai penting agar langkah pencegahan dapat berjalan hingga tingkat keluarga.

Dengan penguatan edukasi, pelayanan kesehatan dan penggunaan masker, Pemerintah Distrik Mimika Tengah berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi kabut asap sekaligus menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.
(STENDY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *