HUKRIM

Mama-Mama Kasih Pisang ke Polisi Saat Patroli di Puncak Jaya, Suasana Muara Aman dan Aktivitas Warga Normal

3
×

Mama-Mama Kasih Pisang ke Polisi Saat Patroli di Puncak Jaya, Suasana Muara Aman dan Aktivitas Warga Normal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PUNCAK JAYA, Nemangkawipos.com – Patroli keamanan di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, berlangsung dengan suasana yang berbeda. Di tengah aktivitas masyarakat yang berjalan normal, seorang mama-mama secara spontan memberikan pisang kepada personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 sebagai bekal saat menjalankan tugas.

Momen sederhana tersebut terjadi ketika personel melakukan patroli jalan kaki secara humanis di sejumlah titik aktivitas warga, Sabtu (29/8/2026).

Patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIT. Personel menyusuri lingkungan masyarakat, menyapa warga dan berdialog langsung mengenai aktivitas sehari-hari serta kondisi keamanan di wilayah tersebut.

Baca Juga :

Interaksi antara aparat dan masyarakat berlangsung dalam suasana santai. Warga dapat menyampaikan kondisi lingkungan secara langsung kepada personel yang berpatroli.

Patroli juga menyasar halaman SMP Satu Atap Mewoluk, Distrik Muara. Kehadiran personel di lingkungan sekolah menjadi bagian dari upaya memastikan situasi tetap aman sekaligus membangun komunikasi dengan pihak sekolah dan masyarakat.

Di sela patroli itulah seorang mama-mama memberikan pisang kepada anggota Satgas untuk dijadikan bekal. Meski sederhana, pemberian tersebut menjadi gambaran adanya interaksi positif antara masyarakat dengan personel yang bertugas.

Kehadiran aparat di tengah warga tidak hanya berkaitan dengan pengamanan, tetapi juga membuka ruang komunikasi secara langsung.

Wakil Kepala Sekolah SMP Satu Atap Mewoluk, Lukas Murib, menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada anggota Satgas Damai Cartenz yang telah melindungi dan mengunjungi kami untuk keamanan bersama di lokasi kita, khususnya di Papua. Kehadiran bapak-bapak sangat berarti bagi kami dan masyarakat,” ujar Lukas.

Menurutnya, kehadiran personel keamanan memberikan rasa aman sekaligus membuka komunikasi yang lebih dekat antara aparat, masyarakat dan pihak sekolah.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli di wilayah harus terus mengedepankan pendekatan humanis.

“Patroli bukan hanya untuk memantau situasi keamanan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi personel untuk hadir dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Dengarkan apa yang disampaikan warga dan bangun hubungan yang baik selama menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia mengatakan, komunikasi langsung dengan masyarakat penting agar personel dapat memperoleh gambaran kondisi sebenarnya di lapangan.

“Dengan komunikasi yang baik, personel dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan. Kehadiran yang humanis juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan membuat masyarakat merasa nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan patroli jalan kaki memberikan kesempatan bagi personel untuk melihat kondisi lingkungan secara langsung sekaligus berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat.

“Patroli jalan kaki memungkinkan personel lebih dekat dengan masyarakat. Ketika bertemu warga, personel dapat menyapa, berbincang dan mendengarkan langsung kondisi di lingkungan mereka. Ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas yang mengedepankan pendekatan humanis,” katanya.

Adarma menilai perhatian sederhana yang diberikan masyarakat selama patroli merupakan bagian dari komunikasi positif yang perlu dijaga.

“Interaksi sederhana seperti berbincang dengan warga maupun perhatian yang diberikan masyarakat menjadi bagian dari hubungan positif yang perlu dijaga. Personel harus tetap menghargai setiap bentuk komunikasi dan membangun suasana yang baik selama bertugas,” ujarnya.

Patroli berlangsung aman dan lancar. Aktivitas masyarakat di Distrik Muara terpantau berjalan normal.

Di tengah aktivitas warga, personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus menyapa masyarakat, memantau lingkungan sekolah serta membangun komunikasi secara langsung.

Momen pemberian pisang dari seorang mama-mama kepada personel pun menjadi gambaran sederhana bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui kehadiran aparat, tetapi juga melalui komunikasi, kepercayaan dan hubungan baik dengan masyarakat.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *