HUKRIM

20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG dan SBP Polri 2026

216
×

20 Personel Polda Papua Tengah Lulus Seleksi PAG dan SBP Polri 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Sebanyak 20 personel Polda Papua Tengah dinyatakan lulus terpilih dalam seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) Polri Tahun Anggaran 2026. Dari jumlah tersebut, 15 personel dinyatakan lulus seleksi PAG untuk peralihan golongan Bintara ke Perwira, sedangkan lima personel lainnya lulus seleksi SBP untuk peralihan golongan Tamtama ke Bintara.

Hasil kelulusan tersebut ditetapkan melalui sidang kelulusan tingkat daerah yang berlangsung di Aula Polda Papua Tengah, Rabu (28/10/2026) malam. Sidang dipimpin Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, didampingi Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Felli Hermanto, serta dihadiri para peserta seleksi PAG dan SBP.

Sidang kelulusan merupakan tahapan akhir dari rangkaian seleksi untuk membahas dan menetapkan peserta yang memenuhi persyaratan mengikuti pendidikan, dengan mempertimbangkan hasil penilaian serta kuota yang tersedia.

Baca Juga :

Dalam seleksi PAG, sebanyak 15 dari total 30 peserta dinyatakan lulus terpilih. Sementara itu, pada seleksi SBP, lima peserta yang mengikuti sidang kelulusan akhir seluruhnya dinyatakan lulus terpilih.

Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, mengatakan seleksi pendidikan merupakan bagian penting dalam pembinaan sumber daya manusia (SDM) Polri untuk meningkatkan kompetensi, kualitas, dan profesionalisme personel.

Karena itu, ia menegaskan setiap tahapan seleksi harus dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan selektivitas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seleksi pendidikan PAG dan SBP merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kompetensi, dan profesionalisme personel. Karena itu, setiap tahapan seleksi harus dilaksanakan sesuai ketentuan, dengan mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan selektif,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Gustav menjelaskan, penetapan kelulusan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penilaian, meliputi pemenuhan persyaratan administrasi, pemeriksaan kesehatan, kemampuan jasmani, aspek psikologi, serta kesesuaian dengan norma kelulusan dan alokasi kuota pendidikan.

Menurutnya, penerapan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) menjadi landasan penting untuk memastikan proses seleksi berjalan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Penerapan prinsip BETAH bertujuan memastikan proses penentuan kelulusan berjalan secara profesional berdasarkan hasil penilaian dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, personel yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan untuk mengikuti pendidikan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gustav menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus terpilih. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan keluarga yang harus dijadikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus terpilih. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan perjuangan yang telah dilakukan, serta tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga. Jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mengabdikan diri secara lebih baik kepada institusi Polri, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Sementara itu, Karo SDM Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Felli Hermanto, merinci bahwa dalam seleksi PAG Tahun Anggaran 2026, sebanyak 15 dari 30 peserta dinyatakan lulus terpilih berdasarkan hasil sidang kelulusan tingkat daerah atau Panda.

“Untuk seleksi PAG, dari total 30 peserta, sebanyak 15 orang dinyatakan lulus terpilih. Sementara itu, pada seleksi SBP, lima peserta yang sampai pada sidang kelulusan akhir seluruhnya dinyatakan lulus terpilih,” ungkap Felli.

Ia menambahkan, Polda Papua Tengah terus mendukung pembinaan personel secara berkelanjutan melalui jalur pendidikan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Polri.

Felli berharap para peserta yang lulus terpilih dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, serta mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan dan mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

“Para peserta yang lulus terpilih diharapkan dapat menjaga amanah, meningkatkan kapasitas diri, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan demikian, pembinaan karier melalui pendidikan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

Melalui seleksi PAG dan SBP Tahun Anggaran 2026, Polda Papua Tengah berharap pembinaan karier personel melalui pendidikan dapat terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kemampuan anggota dalam menjalankan tugas kepolisian serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Penulis: Stendi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *