DPR

Wujud Nyata Gotong Royong: Anggota DPRK Mimika Salurkan Bantuan Reses untuk Pembangunan Rumah Adat Toraja

16
×

Wujud Nyata Gotong Royong: Anggota DPRK Mimika Salurkan Bantuan Reses untuk Pembangunan Rumah Adat Toraja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com — Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya tampak nyata dalam kegiatan Reses Tahap II Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Herman Tangke Pare. Di tengah agenda penyerapan aspirasi masyarakat, ia hadir memberikan dukungan konkrit berupa penyaluran bantuan untuk pembangunan Tongkonan, rumah adat masyarakat Toraja di Kabupaten Mimika, Sabtu (11/7/2026).

Pembangunan rumah adat yang selama ini dikerjakan secara swadaya oleh warga menghadapi kendala keterbatasan anggaran. Melihat perjuangan warga yang mengandalkan semangat gotong royong, Herman merasa terpanggil untuk turun tangan membantu penyelesaiannya.

​”Pembangunan Tongkonan ini sudah lama kami rencanakan. Masyarakat Toraja sudah berupaya mengumpulkan pembiayaan bersama, tetapi dana yang tersedia masih belum mencukupi. Karena Tongkonan ini berada di Dapil IV yang saya wakili, saya merasa terpanggil untuk membantu panitia melalui kegiatan reses ini,” ujar Herman.

Baca Juga :

​Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat proses pembangunan fisik. Lebih lanjut, politisi tersebut menilai bahwa keberadaan Tongkonan di Mimika bukan sekadar simbol identitas kultural, melainkan juga wadah pemersatu, pusat pelestarian tradisi, hingga potensi destinasi wisata budaya baru yang memperkaya khazanah pariwisata daerah.

Ketua Panitia Pembangunan Tongkonan, Marthen Tappi Mallisa, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh wakil rakyat tersebut. Menurutnya, uluran tangan ini sangat berarti mengingat besarnya sisa kebutuhan pembiayaan di tengah proses pembangunan yang sedang berjalan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Herman Tangke yang telah memberikan bantuan untuk menopang pembangunan Tongkonan. Bantuan ini sangat berarti bagi panitia karena masih banyak kebutuhan pembiayaan yang harus dipenuhi hingga pembangunan selesai,” ungkap Marthen.

​Pihak panitia berharap langkah inspiratif ini dapat menggugah partisipasi pihak-pihak lain untuk turut bergotong royong. Dengan demikian, ikon kebudayaan masyarakat Toraja di tanah Mimika ini dapat segera rampung, diresmikan, dan difungsikan secara luas bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *