Example floating
Example floating
HUKRIM

Serangan Brutal KKB di Nabire: Dua Polisi Gugur, Senjata Dirampas

724
×

Serangan Brutal KKB di Nabire: Dua Polisi Gugur, Senjata Dirampas

Sebarkan artikel ini

Capt: Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., memberikan keterangan pers terkait penyerangan KKB pimpinan Aibon Kogoya di Distrik Siriwo, Nabire, yang menewaskan dua anggota Brimob dan memicu pengetatan pengamanan jalur Trans Nabire–Paniai.

Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Dua anggota Brimob Yon C Nabire gugur setelah diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya di Distrik Siriwo, Kabupaten Nabire, Rabu (13/8/2025) sekitar pukul 10.50 WIT.

Korban, Brigpol Muhammad Arif Maulana (34) dan Bripda Nelson Runaki (26), saat itu sedang menjalankan tugas pengamanan. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Satgas Operasi Damai Cartenz, para pelaku menembaki kedua korban dari arah bukit.

Tembakan pertama melumpuhkan Bripda Nelson di lokasi kejadian, sementara Brigpol Arif juga menjadi sasaran. Saksi mata melihat dua orang tak dikenal bersenjata laras panjang, berambut gimbal, dan mengenakan celana pendek, menuruni bukit di sisi kanan lokasi kejadian.

Baca Juga :

Akibat penyerangan ini, dua pucuk senjata panjang AK-101, enam magazen, serta satu rompi antipeluru (body vest) milik korban hilang. Barang bukti yang ditemukan di TKP antara lain sembilan selongsong peluru kaliber 7,62 mm, sembilan selongsong kaliber 5,56 mm, dua telepon genggam milik korban, headset, serta satu proyektil yang bersarang di tubuh Brigpol Arif.

Kedua almarhum dikenal sebagai polisi yang ramah dan dekat dengan warga. Banyak masyarakat di daerah tugas mereka merasa kehilangan, mengingat keduanya merupakan tulang punggung keluarga dan menjalankan tugas di daerah terpencil dengan penuh dedikasi.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menyampaikan duka mendalam dan menegaskan komitmen penegakan hukum.

“Kami sangat berduka atas kehilangan dua personel terbaik yang gugur saat menjalankan tugas negara. Langkah tegas dan terukur akan dilakukan untuk mengejar pelaku, khususnya kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya, serta memastikan keamanan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada.

“Percayakan sepenuhnya proses pengejaran dan penegakan hukum kepada aparat keamanan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga Papua tetap aman,” tegasnya.

Jenazah kedua korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Aparat keamanan kini memperkuat pengamanan di jalur strategis Trans Nabire–Paniai dan terus memburu kelompok KKB pimpinan Aibon Kogoya guna mencegah serangan serupa di kemudian hari.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *