HUKRIM

Satgas Damai Cartenz Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, 50 Personel Tambahan Diterjunkan

43
×

Satgas Damai Cartenz Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, 50 Personel Tambahan Diterjunkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA, Nemangkawipos.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz 2026 mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penembakan tiga warga sipil yang merupakan ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Penembakan yang terjadi di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2026), tersebut menewaskan tiga orang. Polisi kini melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga terlibat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan ciri-ciri terduga pelaku diperoleh setelah penyidik memeriksa saksi korban yang selamat.

Baca Juga :

“Dari hasil pendalaman kita, sudah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat dan diambil keterangan di Polres Jayawijaya. Kita sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kita sudah kantongi ciri-cirinya. Tim sudah melakukan pengejaran,” kata Yusuf saat diwawancarai, Kamis (10/9/2026).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan tiga selongsong peluru. Dua di antaranya berkaliber 5,56 milimeter yang diduga berasal dari senjata api laras panjang, sementara satu selongsong lainnya berkaliber 9 milimeter yang merupakan amunisi senjata api laras pendek.

Selain selongsong, petugas juga menemukan jejak darah di sekitar lokasi kejadian. Seluruh temuan tersebut kini menjadi bagian dari barang bukti yang didalami penyidik.

Berdasarkan keterangan awal saksi, kelompok yang diduga melakukan penembakan berjumlah sekitar delapan orang. Mereka disebut membawa dua pucuk senjata api laras panjang.

Untuk senjata api laras pendek, saksi belum dapat memastikan keberadaannya. Polisi masih mendalaminya berdasarkan temuan selongsong kaliber 9 milimeter di TKP.

“Tentunya kita kejar, insyaallah kita dapat, karena identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujar Yusuf.

Ia mengatakan Satgas bersama Polres Jayawijaya terus melakukan pengejaran terhadap kelompok yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Selain pengejaran, kepolisian juga menambah kekuatan personel di Kabupaten Jayawijaya. Sekitar 50 personel disebut telah didorong dari Timika untuk membantu pengamanan dan penanganan kasus tersebut.

“Kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Karena Operasi Kepolisian Damai Cartenz kita telah menambah pasukan yang ada di Kabupaten Jayawijaya. Sudah kita dorong tadi dari Timika dan bergeser kurang lebih ada 50 personel,” ungkapnya.

Yusuf juga meminta masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan maupun identitas terduga pelaku agar segera melaporkannya kepada aparat.

“Manakala ada masyarakat yang punya informasi terkait dengan hal tersebut, bisa disampaikan ke aparat Kepolisian dan kita jamin kerahasiaan dari pemberi informasi ini, agar kasus ini dapat segera kita ungkap dan kita tangkap para pelaku,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan jenazah tiga korban juga mulai dilakukan.
Satu jenazah berinisial WB telah diberangkatkan dari Wamena menuju kampung halamannya di Kupang. Jenazah tersebut transit di Jayapura dan selanjutnya menuju Makassar, kemudian Jakarta sebelum diterbangkan ke Kupang.

“Dari Wamena transit di Jayapura, Sentani, lalu malam ini berangkat ke Makassar. Selanjutnya dari Makassar ke Jakarta dulu. Tengah malam nanti pukul 02.00 dini hari akan diberangkatkan ke Kupang, ke Bandara El Tari, dan direncanakan besok pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat akan tiba di bandara,” jelas Yusuf.

Sementara dua jenazah lainnya masih berada di Jayawijaya dan direncanakan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Satu korban akan dipulangkan ke Maumere, sedangkan satu lainnya ke Toraja.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan penyelidikan terus dilakukan berdasarkan hasil olah TKP, keterangan saksi serta barang bukti yang telah ditemukan.

“Penyelidikan dan penyidikan terus kami lakukan untuk mengungkap perkara ini secara terang dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., kembali mengimbau masyarakat Jayawijaya tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan kepada kepolisian apabila memiliki informasi yang dapat membantu pengungkapan kasus ini,” ujarnya.

Polisi hingga kini masih melakukan pengejaran dan pendalaman untuk memastikan identitas serta peran masing-masing pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.
(Redaksi)

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *