Olahraga

5 Medali dari Kejurnas Panahan Junior 2026, Atlet Nabire Buktikan Papua Tengah Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

42
×

5 Medali dari Kejurnas Panahan Junior 2026, Atlet Nabire Buktikan Papua Tengah Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

Sebarkan artikel ini

Capt: Suasana saat pelantikan dan Raperkab Perpani Nabire Masa Bakti 2026–2030 berlangsung di Asri Arena, Nabire. Foto: Stendy

Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet panahan Papua Tengah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026. Kontingen Papua Tengah berhasil membawa pulang lima medali, masing-masing satu medali perak dan empat medali perunggu.

Dari capaian tersebut, atlet binaan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Nabire tampil menonjol dengan menyumbangkan empat medali bagi kontingen Papua Tengah.

Tiga atlet muda Nabire yang menjadi bagian dari capaian tersebut yakni Algibran Putra Aradhana Bakhri, Ax Khdan Khalid Al Hakim dan Aqila Rasendrya.

Baca Juga :

Algibran Putra Aradhana Bakhri berhasil meraih satu medali perunggu pada kategori eliminasi. Sementara Ax Khdan Khalid Al Hakim tampil cukup konsisten dengan menyumbangkan dua medali perunggu, masing-masing dari kategori kualifikasi dan eliminasi.

Sedangkan Aqila Rasendrya berhasil membawa pulang medali perak pada kategori kualifikasi. Dengan torehan tersebut, ketiga atlet binaan Perpani Nabire menyumbangkan total empat medali dari lima medali yang berhasil diraih kontingen Papua Tengah di ajang nasional tersebut.

Prestasi itu mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengprov Perpani Papua Tengah, Elisabeth Cenawatin, S.E., M.Si., dalam kegiatan Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Raperkab) Perpani Nabire Masa Bakti 2026-2030 yang berlangsung di Asri Arena, Nabire, Sabtu (5/9/2026).

Elisabeth mengatakan, capaian lima medali tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga panahan di Papua Tengah mulai menunjukkan hasil.

Lebih khusus, ia memberikan apresiasi kepada Perpani Nabire yang mampu melahirkan atlet-atlet muda dan ikut memberikan kontribusi besar bagi prestasi Papua Tengah di tingkat nasional.

“Prestasi tersebut bukan sekadar jumlah medali. Ini adalah bukti bahwa pembinaan panahan di Papua Tengah mulai menunjukkan hasil dan mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Elisabeth.

Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi bagi para atlet untuk tidak cepat puas. Medali yang diraih harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kualitas latihan dan pembinaan.

“Jangan cepat puas dengan apa yang sudah dicapai. Lima medali ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan latihan, memperkuat pembinaan dan mengejar prestasi yang lebih tinggi,” katanya.

Elisabeth juga menyampaikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, official, pendamping serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan kepada kontingen Papua Tengah selama mengikuti Kejurnas Panahan Junior 2026.

Ia berharap prestasi yang ditorehkan atlet-atlet Nabire dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari kekuatan Papua Tengah dalam menghadapi kompetisi olahraga yang lebih besar, termasuk persiapan menuju PON 2028.

Bagi Perpani Papua Tengah, capaian lima medali tersebut bukan hanya soal hasil pertandingan. Prestasi ini menjadi gambaran bahwa pembinaan atlet muda di daerah mulai mampu berbicara di level nasional.

Sementara bagi Perpani Nabire, torehan empat medali dari tiga atlet menjadi suntikan semangat untuk terus melahirkan bibit-bibit baru yang mampu membawa nama Papua Tengah ke pentas olahraga nasional.
(Redaksi)

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *