DPR

Merajut Harmoni di Tahun Baru Islam, Wakil Ketua I DRPK Mimika Asri Akkas Hadirkan Solusi untuk Warga Kaugapu

28
×

Merajut Harmoni di Tahun Baru Islam, Wakil Ketua I DRPK Mimika Asri Akkas Hadirkan Solusi untuk Warga Kaugapu

Sebarkan artikel ini

Caption: Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, saat berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat Kampung Kaugapu RT 003 dalam momentum perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6/2026). Warga menyampaikan berbagai kebutuhan dasar, termasuk penyediaan air bersih, rumah layak huni, dan akses jalan lingkungan. Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Semangat toleransi, kebersamaan, dan kepedulian sosial mewarnai perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Mimika. Momen tersebut dimanfaatkan Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, untuk menyambangi masyarakat Kampung Kaugapu RT 003, Selasa (16/6/2026), guna mempererat silaturahmi sekaligus mendengarkan langsung aspirasi warga.

Dalam suasana penuh keakraban, Asri berdialog bersama masyarakat dan mendengarkan berbagai kebutuhan yang selama ini menjadi harapan warga.

Baca Juga :
Menurutnya, kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan hanya saat momentum politik, tetapi harus menjadi bagian dari tanggung jawab untuk terus mendengar dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat.

“Saya hadir di tengah masyarakat bukan sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan harapan warga. Berbagai aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Asri.

Kehadiran politisi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Tokoh perempuan Kampung Kaugapu, Ina Domakubun, mengaku bangga karena masih ada wakil rakyat yang mau meluangkan waktu untuk bertemu dan mendengar langsung keluhan masyarakat.

“Biasanya kami hanya mendengar janji-janji saat masa pemilihan. Tetapi Pak Asri datang langsung melihat kondisi masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan kami. Kami merasa diperhatikan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan prioritas, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan rumah layak huni, peningkatan akses jalan setapak, hingga dukungan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan sarana usaha.

Persoalan air bersih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga. Tokoh masyarakat Kampung Kaugapu, Eliaser Metubun, mengatakan kebutuhan air bersih merupakan persoalan yang sudah lama dihadapi masyarakat dan hingga kini masih menjadi harapan besar warga.

“Air adalah kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap persoalan ini bisa mendapat perhatian sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan memperoleh air bersih,” katanya.

Dukungan serupa juga disampaikan tokoh pemuda, Brury Wansaubun. Menurutnya, masyarakat menyambut baik berbagai program yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga kampung.

“Kami menyampaikan terima kasih karena sudah datang dan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami berharap aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan,” ujarnya.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Asri Akkas menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti melalui program pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada warga.

Ia mengatakan persoalan air bersih menjadi salah satu prioritas yang akan diperjuangkan dalam waktu dekat.

“Berbagai usulan, ide, dan gagasan yang disampaikan masyarakat akan terus saya kawal. Untuk program air bersih, kita akan mulai dari satu titik terlebih dahulu. Jika tidak ada kendala, paling lambat Agustus mendatang pekerjaan sudah bisa dimulai. Selama masa jabatan saya, program-program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat akan terus menjadi perhatian,” tegasnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi momentum memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat. Di tengah keberagaman yang ada di Mimika, semangat toleransi dan gotong royong menjadi pesan utama yang mengemuka dalam perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kampung Kaugapu.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *