organisasi

Forum Harmoni Kebangsaan Mimika Tanamkan Nilai Pancasila dan UUD 1945 kepada Generasi Muda

27
×

Forum Harmoni Kebangsaan Mimika Tanamkan Nilai Pancasila dan UUD 1945 kepada Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

Capt : Peserta lomba hafalan Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan Teks Proklamasi bersama Forum Harmoni Kebangsaan Mimika, serta momen pembagian 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat. Foto: Stendi

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semakin kental di Kabupaten Mimika. Forum Harmoni Kebangsaan Mimika menggelar Turnamen Hafal Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan Teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema Bersatu dalam Kebinekaan, Maju untuk Indonesia”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kafe Aljazira, Jalan Sam Ratulangi, Timika, Minggu (9/8/2026), dan diikuti oleh sejumlah pelajar, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Selain perlombaan hafalan Pancasila, Pembukaan UUD 1945 dan teks Proklamasi, Forum Harmoni Kebangsaan Mimika juga melaksanakan aksi pembagian 1.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Pembagian bendera tersebut dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya Distrik Mimika Timur serta Distrik Wania, khususnya di Kampung Nawaripi, Kabupaten Mimika.

Baca Juga :

Ketua Koordinator Forum Harmoni Kebangsaan Kabupaten Mimika, Saleh Alhamid, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda.

Menurutnya, para pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan bagian dari generasi emas yang akan menentukan masa depan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, maupun Indonesia.

“Adik-adik yang mengikuti lomba ini merupakan generasi emas Kabupaten Mimika, Papua, dan Indonesia. Karena itu, sejak dini kita harus memberikan penguatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, toleransi, persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Saleh.

Ia menjelaskan, semangat toleransi dan kebangsaan di Papua sesungguhnya telah tumbuh dan diwariskan secara turun-temurun dalam kehidupan masyarakat. Keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang masyarakat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga.

“Nilai toleransi, kebersamaan dan kebangsaan di Papua sudah ada sejak turun-temurun. Kita hadir untuk memberikan penguatan agar nilai-nilai tersebut tetap hidup dan menjadi bagian dari karakter generasi muda,” katanya.

Saleh berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal dan memahami kembali nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara, bukan hanya sekadar menghafalnya.

“Pancasila, UUD 1945 dan Proklamasi jangan hanya dihafal, tetapi harus dipahami dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari generasi muda inilah masa depan bangsa dan daerah kita ditentukan,” tegasnya.

Dalam perlombaan tersebut, para peserta menunjukkan kemampuan menghafal Pancasila, teks Proklamasi serta Pembukaan UUD 1945 dengan penuh semangat.

Untuk kategori hafalan Pancasila, juara diraih oleh Elias Mikame, disusul Yulianus Gobai, Heplon Tipagau, dan John Petrus.
Sementara kategori Teks Proklamasi menempatkan Narun Tipagau sebagai juara, kemudian John Petrus, Heplon Tipagau, dan Georgius Afkafi.

Sedangkan untuk kategori Pembukaan UUD 1945, juara diraih Elias Mikame, diikuti John Mores Kodiai, Amandus Yosep Talaubun, dan Yulianus Gobai.

Forum Harmoni Kebangsaan Mimika berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak sekolah dan generasi muda di berbagai distrik di Kabupaten Mimika.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Mimika, serta meneguhkan komitmen bersama bahwa perbedaan suku, agama dan budaya bukanlah penghalang untuk hidup berdampingan sebagai satu bangsa Indonesia.

“Bersatu dalam Kebinekaan, Maju untuk Indonesia.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *