Pemerintahan

Dukcapil Ajak Warga Deiyai Rekam e-KTP, Target Seluruh Penduduk Miliki Dokumen Kependudukan

22
×

Dukcapil Ajak Warga Deiyai Rekam e-KTP, Target Seluruh Penduduk Miliki Dokumen Kependudukan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEIYAI, WAGHETE – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Deiyai mengajak seluruh masyarakat untuk segera melakukan perekaman e-KTP guna mendukung peningkatan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dukcapil Deiyai, Yulianus Madai, S.Th, saat ditemui di Kantor Bupati Deiyai, Jumat (10/4/2026).

“Kami mengajak semua komponen untuk bekerja sama mendorong seluruh warga Deiyai melakukan perekaman e-KTP,” ujarnya.

Baca Juga :

Ia menjelaskan, perekaman e-KTP ditujukan bagi warga yang telah berusia 17 tahun ke atas, atau minimal 16 tahun untuk proses pendaftaran.

Selain itu, ia juga meminta dukungan kepala distrik dan kepala kampung agar dapat memanfaatkan sebagian dana desa guna mendukung kegiatan perekaman di wilayah masing-masing.

Menurut Madai, peningkatan jumlah penduduk harus diimbangi dengan kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap. Hal ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Deiyai agar seluruh warga memiliki identitas resmi di akhir masa jabatan kepala daerah.

“Dengan bertambahnya jumlah penduduk, kita wujudkan visi bupati agar seluruh masyarakat Deiyai memiliki dokumen kependudukan. Ini sangat penting untuk berbagai pelayanan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data resmi Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang dirilis di Nabire pada 2 Maret 2026, jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah tercatat sebanyak 1.384.227 jiwa. Dari jumlah tersebut, Kabupaten Deiyai menjadi daerah dengan jumlah penduduk terkecil, yakni 93.772 jiwa.

Madai memaparkan, jumlah penduduk Deiyai terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 92.629 jiwa, meningkat menjadi 93.168 jiwa pada tahun 2025, dan pada triwulan I tahun 2026 mencapai 93.772 jiwa.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, juga menegaskan pentingnya kepemilikan e-KTP bagi masyarakat. Ia menyebut, ke depan penyaluran bantuan pemerintah akan berbasis data kependudukan.

“Semua warga harus punya e-KTP. Ke depan bantuan akan disalurkan berbasis data tersebut. Saya tidak akan memberikan bantuan jika tidak memiliki e-KTP,” tegasnya.

Pemerintah berharap seluruh masyarakat Deiyai dapat segera melakukan perekaman e-KTP agar pelayanan publik dan program bantuan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *