Pemerintahan

Bupati Deiyai Kunjungi Tigi Utara, Tinjau Sekolah hingga Fasilitas Kesehatan

16
×

Bupati Deiyai Kunjungi Tigi Utara, Tinjau Sekolah hingga Fasilitas Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEIYAI, Nemangkawipos.com – Bupati Deiyai, Melkianus Mote, melakukan kunjungan kerja ke wilayah Tigi Utara, Kamis (9/4/2026), dengan fokus pada sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Kunjungan diawali dengan meninjau lokasi pembangunan Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Baida Troutman di Kampung Gakokebo.

Menurut Bupati, sekolah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan Kristen tertua di Tanah Papua yang memiliki nilai historis tinggi.

Baca Juga :

“Kita semua doakan agar pembangunan sekolah ini berjalan dengan baik. Saya minta tidak ada pemalangan selama proses pembangunan berlangsung,” tegasnya.

Ia juga menyebut, ke depan SMPTK Baida Troutman akan didorong menjadi destinasi wisata rohani, mengingat perannya sebagai ikon pendidikan dan spiritual yang telah melahirkan banyak generasi dari berbagai suku di Papua.

Usai dari Gakokebo, Bupati Melkianus Mote melanjutkan kunjungan ke SD YPPK Widimei. Di sekolah tersebut, ia langsung masuk ke ruang kelas untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan baik.

Bahkan, Bupati sempat berinteraksi langsung dengan siswa dan menjadi “guru dadakan”, menguji kemampuan membaca siswa dari kelas II hingga kelas VI.
<span;>Selain itu, ia juga mengecek bantuan seragam dan tas sekolah yang sebelumnya telah disalurkan kepada siswa.

“Saya minta guru-guru segera mendata ukuran sepatu sesuai jumlah siswa yang ada,” ujarnya kepada para tenaga pendidik.

Sejumlah sekolah lain yang turut dikunjungi antara lain SMA Negeri II Deiyai di Widimei, SD YPPGI Gakokebo I dan II, SD YPPK Yagu, SD YPPGI Ibodiyo, serta SD YPPGI Dokotopa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memastikan bahwa nama-nama guru honorer telah dimasukkan dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan pada awal April 2026.

Bagi guru yang belum terakomodasi, ia meminta kepala sekolah segera mengusulkan kembali ke Dinas Pendidikan. Sejumlah guru dan orang tua murid juga menyampaikan aspirasi, termasuk kekurangan tenaga pengajar di beberapa sekolah.

Salah satu orang tua murid di SD YPPGI Dokotopa, Okomotadi, berharap pemerintah dapat segera menambah tenaga guru agar proses belajar tidak terganggu.

Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan akan melakukan evaluasi, bahkan tidak segan menutup sekolah yang tidak aktif.

Selain sektor pendidikan, Bupati juga mengunjungi Puskesmas Pembantu (Pustu) Widimei dan Puskesmas Gakokebo.

Di Pustu Widimei, warga meminta agar pemerintah segera menempatkan tenaga kesehatan agar pelayanan dapat berjalan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Bupati berjanji akan segera mengirim tenaga kesehatan, khususnya putra-putri asli dari wilayah setempat.

Sementara di Puskesmas Gakokebo, Bupati memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, termasuk tenaga honorer, agar seluruhnya terakomodasi dalam SK Bupati.

“Perawat dan bidan sudah cukup. Kita perlu tambahan tenaga lain seperti kesehatan lingkungan, tenaga laboratorium, dan bidang lainnya, terutama yang berasal dari Tigi Utara,” jelasnya.

Dalam kunjungannya, Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan warga yang memiliki usaha kios di pinggir jalan. Ia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendata para pelaku usaha agar dapat diberikan bantuan sembako secara tepat sasaran.

Selain itu, Bupati juga bertemu dengan warga di Kampung Ibodiyo yang membudidayakan tanaman tembakau. Ia mendorong warga tersebut untuk terus mengembangkan usahanya.

“Kalau hasilnya sudah banyak, datang temui saya di kantor,” pesannya.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menghidupkan Posyandu di setiap kampung sebagai bagian dari visi peningkatan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *