pemerintah kabupaten Mimika

Pemkab Mimika Raih Dua Penghargaan Terbaik dari Kemendagri pada Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi se-Tanah Papua

25
×

Pemkab Mimika Raih Dua Penghargaan Terbaik dari Kemendagri pada Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi se-Tanah Papua

Sebarkan artikel ini

Caption : Bupati Mimika, Johannes Rettob, menerima penghargaan yang diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, pada Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi se-Tanah Papua Tahun 2026 di Jayapura, Senin (22/6/2026). Pemkab Mimika meraih Terbaik I Kategori Creative Financing dan Terbaik I Kategori Penanggulangan dan Penurunan Kemiskinan tingkat kabupaten. Foto: Marcel.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih dua penghargaan pada Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi se-Tanah Papua Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kota Jayapura, Senin (22/6/2026).

Dalam ajang tersebut, Pemkab Mimika berhasil meraih Terbaik I Kategori Creative Financing Tingkat Kabupaten dan Terbaik I Kategori Penanggulangan dan Penurunan Kemiskinan Tingkat Kabupaten.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah daerah serta masyarakat Mimika atas dukungan yang diberikan selama ini.

Baca Juga :

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah ke depan. Terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Mimika yang telah memberikan dukungan,” ujar Johannes Rettob.

Menurut Bupati, keberhasilan Kabupaten Mimika dalam menekan angka kemiskinan dan stunting merupakan hasil dari berbagai program yang dijalankan secara terintegrasi, mulai dari pemberdayaan masyarakat hingga intervensi langsung di tingkat kampung.

Ia menjelaskan bahwa angka stunting di Kabupaten Mimika menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2024 angka stunting tercatat sebesar 24 persen, kemudian turun menjadi 19 persen pada tahun 2025, dan hingga pertengahan tahun 2026 berada pada angka 11 persen.

“Penanganan stunting dilakukan melalui keterlibatan relawan di kampung, pemberian vitamin, makanan tambahan, serta pemeriksaan rutin setiap bulan. Program ini juga melibatkan TP PKK dan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain keberhasilan dalam bidang kesehatan masyarakat, Pemkab Mimika juga mendapat apresiasi atas inovasi pengelolaan keuangan daerah melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Johannes Rettob mengakui bahwa selama ini struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mimika masih didominasi sektor pertambangan. Namun demikian, pemerintah daerah terus melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan kontribusi PAD dari sektor-sektor lain.

“Kontribusi PAD yang sebelumnya sekitar 7 persen kini meningkat menjadi sekitar 12 persen. Ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Ia menambahkan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah ke depan akan difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, termasuk pembangunan rumah layak huni dan berbagai program peningkatan kesejahteraan warga.

“Program yang kami jalankan harus berdampak langsung bagi masyarakat. Itu yang menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Menurut Johannes, penghargaan yang diberikan Kemendagri tersebut menjadi penyemangat bagi Pemerintah Kabupaten Mimika untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Ya, dari dana penghargaan yang diterima nanti akan kami lihat pemanfaatannya untuk program perumahan rakyat dan program-program yang berpihak kepada masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *