pemerintah kabupaten Mimika

Jembatan Gantung Mioko Dibangun, Warga Sambut Antusias: Akses Transportasi Mulai Terjawab

5
×

Jembatan Gantung Mioko Dibangun, Warga Sambut Antusias: Akses Transportasi Mulai Terjawab

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pembangunan Jembatan Gantung di Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, mendapat sambutan positif dari masyarakat adat setempat.

Jembatan tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Mimika dalam membuka akses transportasi sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Distrik Mimika Tengah, Florensius Gemma Kwalik, S.STP., M.AP., mengatakan masyarakat Kampung Mioko sangat antusias dengan pembangunan jembatan yang saat ini tengah berlangsung.

Baca Juga :

Menurutnya, pembangunan jembatan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi akibat kondisi geografis wilayah Mimika Tengah yang dikelilingi kawasan delta.

“Masyarakat sangat antusias. Mereka merasa pemerintah dan negara benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat karena akses transportasi melalui pembangunan jembatan gantung ini mulai terjawab,” ujar Florensius saat ditemui, Jumat (4/9/2026).

Ia menjelaskan, lokasi pembangunan jembatan tersebut merupakan tanah milik masyarakat adat. Dukungan masyarakat terhadap pembangunan itu, kata dia, menunjukkan adanya komitmen bersama agar pembangunan yang dilakukan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Masyarakat menyambut baik program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Mereka melepaskan tanah tersebut dengan harapan pembangunan infrastruktur ini dapat menjawab kebutuhan dasar, khususnya akses transportasi, serta memberikan dampak ekonomi dan sosial melalui pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Florensius menambahkan, pembangunan Jembatan Gantung Mioko tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun konektivitas antarwilayah.

Sesuai arahan Bupati Mimika saat peletakan batu pertama, pembangunan jalan penghubung dari jalan utama menuju Kampung Ujung direncanakan dilaksanakan pada tahun mendatang.

“Dengan demikian, jaringan jalan dan jembatan dapat terhubung secara utuh hingga ke kampung-kampung. Dalam jangka panjang, konektivitas ini juga dapat diperluas ke distrik dan kampung-kampung tetangga,” tuturnya.

Menurutnya, terbukanya akses transportasi akan membawa dampak terhadap berbagai sektor pelayanan dasar. Masyarakat diharapkan lebih mudah mendapatkan pelayanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, administrasi kependudukan maupun mengembangkan kegiatan ekonomi.

“Wilayah Mimika Tengah dikelilingi delta sehingga selama ini transportasi masyarakat sangat bergantung pada jalur perairan. Dengan adanya jembatan ini, yang nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat dengan beban ringan, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah,” katanya.

Selain pembangunan jembatan, Florensius berharap kebutuhan dasar lainnya, seperti air bersih dan listrik, juga terus mendapat perhatian dari pemerintah.

Ia menyebut masih terdapat sejumlah kampung di wilayah Mimika Tengah yang menghadapi keterbatasan pelayanan listrik, kesehatan, pendidikan hingga administrasi kependudukan.

Untuk kebutuhan air bersih, Florensius mengakui pelayanan saat ini belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagian warga masih mengandalkan sumur dan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, ia berharap pengawasan terhadap berbagai infrastruktur yang telah dibangun oleh perangkat daerah terkait dapat diperkuat. Dengan begitu, seluruh sarana yang tersedia dapat berfungsi dengan baik dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya belum bisa berkomentar terlalu banyak karena saya baru menjabat kurang lebih satu bulan. Namun, kami berkomitmen untuk terus berupaya memaksimalkan pelayanan dan memastikan setiap program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
(Redaksi)

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *