DPR

Mimika Kembali Bergejolak, Agustinus Murib: Semua Pengambil Kebijakan Harus Tetap di Daerah!

53
×

Mimika Kembali Bergejolak, Agustinus Murib: Semua Pengambil Kebijakan Harus Tetap di Daerah!

Sebarkan artikel ini

Capt: Legislator DPRK Mimika dari Partai Amanat Nasional (PAN), Agustinus Murib, saat diwawancarai. Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Maraknya kasus pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian serius dari anggota DPRK Mimika, Agustinus Murib.

Legislator asal Partai Amanat Nasional (PAN) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V tersebut meminta seluruh unsur pengambil kebijakan di Kabupaten Mimika agar tidak dulu meninggalkan daerah, mengingat kondisi keamanan saat ini sedang menjadi perhatian bersama.

“Saya berharap semua unsur pengambil kebijakan di Kabupaten Mimika jangan dulu keluar daerah, mengingat Mimika lagi sedang terjadi pembunuhan terus di akhir-akhir ini. Saya harap kita bisa selesaikan ini dalam waktu sesingkat-singkatnya,” kata Agustinus Murib kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga :

Pria yang akrab disapa Pade Dabu-Dabu itu mengatakan, situasi keamanan di Mimika harus menjadi perhatian semua pihak. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini jangan sampai dibiarkan berlarut-larut dan kemudian menimbulkan korban lainnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan Kabupaten Mimika agar tetap aman, damai dan tentram.

“Timika ini kota aman damai. Mari kita jaga kita punya kota ini. Saya imbau kepada semua masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh gereja, kita bekerja sama dengan pemerintah,” ujarnya.

Agustinus menegaskan, menciptakan kondisi keamanan yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan maupun pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ciptakan Mimika yang aman, damai dan tentram,” tegasnya.

Ia berharap persoalan keamanan yang terjadi saat ini dapat segera ditangani sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut.

Agustinus juga mengingatkan agar semua pihak tidak saling menyalahkan, tetapi bersama-sama mencari jalan keluar untuk menghentikan aksi kekerasan dan pembunuhan yang terjadi di Mimika.

Menurutnya, pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat harus mengambil bagian dalam menjaga situasi keamanan daerah.

“Jangan sampai persoalan ini terus berlanjut dan korban terus berjatuhan. Kita semua punya tanggung jawab untuk menjaga Mimika,” pungkasnya.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *