pemerintah kabupaten Mimika

Lewat Dana BOSDA Papua Tengah, SMK PK Negeri 1 Mimika Bekali Siswa dan Guru Lewat Magang Industri di Malang

3
×

Lewat Dana BOSDA Papua Tengah, SMK PK Negeri 1 Mimika Bekali Siswa dan Guru Lewat Magang Industri di Malang

Sebarkan artikel ini

Capt: Para siswa SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika saat mengikuti program pelatihan dan magang di Malang, Jawa Timur. Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Kepala sekolah SMK PK Negeri 1 Teknologi Rekayasa Mimika, Drs. Selsius E. Aron, M.Pd, menyampaikan bahwa pihak sekolah mengirim 13 peserta yang terdiri dari 10 siswa dan tiga guru Orang Asli Papua (OAP) untuk mengikuti program magang di BBPPMPV BOE Malang, Jawa Timur.

Program magang tersebut berlangsung selama dua pekan, mulai 15 hingga 29 Agustus 2026. Para peserta diantar langsung oleh Kepala Sekolah ke Malang dan mengikuti penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 15 Agustus 2026.

Sebanyak 10 siswa peserta magang mengikuti kegiatan sesuai dengan kompetensi keahlian masing-masing, meliputi Teknik Permesinan, Teknik Ketenagalistrikan dan Otomasi Industri, Teknik Bangunan, serta Teknik Komputer dan Jaringan.

Baca Juga :

Sementara itu, tiga guru juga mengikuti program pengembangan dan peningkatan kompetensi atau upskilling. Dua guru mengikuti peningkatan kompetensi di bidang Teknik Permesinan, sedangkan satu guru mendalami pendekatan pembelajaran English for Special Purpose (ESP) atau Bahasa Inggris untuk kepentingan pembelajaran industri.

Selsius menjelaskan, kegiatan tersebut dibiayai melalui Dana BOSDA Provinsi Papua Tengah Tahap I. Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi peserta yang nantinya dapat diterapkan setelah mereka kembali ke sekolah.

Menurutnya, manfaat magang tidak hanya diukur dari peningkatan kemampuan teknis atau content competence, tetapi juga dari pembentukan mentalitas dan karakter siswa.

“Diharapkan setelah mengikuti magang ini, ketika kembali ke sekolah, para siswa dan guru dapat meningkatkan kompetensinya. Ada nilai-nilai positif tertentu yang dapat ditumbuhkembangkan dan ditularkan oleh para siswa dalam dirinya maupun kepada teman-temannya di sekolah,” ujar Selsius.

Ia menambahkan, para peserta telah mendapatkan berbagai bekal dari lembaga pelatihan dan peningkatan kompetensi di Malang. Karena itu, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi siswa untuk berkembang, baik dalam penguasaan kompetensi keahlian maupun dalam membangun sikap dan karakter.

Sementara bagi guru, kegiatan magang ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan keterampilan serta kemampuan profesional.

“Bagi guru yang mengikuti magang ini juga diharapkan dapat termotivasi untuk senantiasa belajar dan meningkatkan skill serta kemampuan profesionalisme kerja, sehingga dapat memberikan layanan pembelajaran kepada siswa secara efektif dan optimal,” pungkasnya.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *