organisasi

UMKM Hapak Meriahkan Pameran UMKM Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang Digelar PTFI

5
×

UMKM Hapak Meriahkan Pameran UMKM Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang Digelar PTFI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Honai Adat Pengusaha Amungme Kamoro (Hapak) turut meramaikan pameran UMKM dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan PT Freeport Indonesia (PTFI) di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, pada Jumat (5/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM lokal dipamerkan sebagai bagian dari perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Produk yang ditampilkan mencakup beragam olahan pangan lokal dan kerajinan yang mencerminkan kreativitas serta potensi ekonomi masyarakat setempat.

Pameran tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang secara konsisten diselenggarakan PTFI setiap tahun sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :

Seluruh produk yang dipamerkan merupakan pangan lokal hasil olahan para pelaku usaha yang tergabung dalam UMKM Hapak. Keikutsertaan dalam pameran yang diselenggarakan PTFI kali ini merupakan yang kedua bagi UMKM Hapak, sebagai upaya memperkenalkan dan mempromosikan produk lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Pernyataan tersebut disampaikan Dolfin Beanal saat mengunjungi stan UMKM Hapak dalam pameran UMKM yang digelar PTFI dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Lanjut, Dolfin mengungkapkan bahwa selama ini para pelaku UMKM lokal mengembangkan usahanya secara mandiri tanpa dukungan yang signifikan dari PT Freeport Indonesia maupun Pemerintah Kabupaten Mimika. Meski demikian, para pelaku usaha terus menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah berbagai komoditas pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Menurutnya, beragam produk UMKM yang dihasilkan saat ini antara lain keripik pisang, keripik keladi, olahan jagung, serta berbagai produk pangan lokal lainnya yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas.

Pendiri Hapak yang juga anggota DPRK Mimika yang membidangi Komisi Ekonomi itu menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia terhadap pelaku UMKM lokal.

Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha tidak seharusnya hanya terjadi pada kegiatan atau momen tertentu, tetapi perlu diikuti dengan dukungan nyata dan berkesinambungan guna mendorong pengembangan usaha serta peningkatan daya saing produk lokal.

“Jangan karena musiman begini, dipakai dibuang, dipakai dibuang” Tutupnya.

Penulis: Ocen MEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *