DPR

Sentuhan Hangat di Kampung Amar: Reses Asri Akkas, Warga Curhat hingga Solusi SDM dan Kesejahteraan Nelayan

5
×

Sentuhan Hangat di Kampung Amar: Reses Asri Akkas, Warga Curhat hingga Solusi SDM dan Kesejahteraan Nelayan

Sebarkan artikel ini

Caption: Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, berfoto bersama warga usai kegiatan reses dan penyerap aspirasi masyarakat. Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Kampung Amar, Distrik Amar, saat Wakil Ketua DPRK Mimika, Asri Akkas, hadir dalam agenda Reses Tahap II, Selasa (14/7/2026). Pertemuan yang seharusnya formal, justru berubah menjadi dialog kekeluargaan yang cair antara wakil rakyat dan konstituennya.

Dalam tatap muka tersebut, Asri Akkas duduk bersimpuh bersama warga, mendengarkan langsung denyut nadi kehidupan masyarakat. Fokus utama dialog kali ini menyasar pada peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan ekonomi nelayan setempat.

Asri menegaskan bahwa pendidikan dan keterampilan adalah kunci masa depan anak-anak Amungme dan Kamoro. Ia meminta pemerintah kampung untuk segera mendata lulusan sekolah yang belum bekerja agar bisa diikutsertakan dalam pelatihan keterampilan.

Baca Juga :

​”Saya minta pemerintah kampung data anak-anak kita yang sudah lulus sekolah tapi belum bekerja. Akan kami dorong ke Disnaker agar mereka ikut pelatihan. Ada anggaran Otsus yang dikelola untuk meningkatkan skill profesi anak-anak kita, lewat program Pelatihan Kerja” ujar Asri di hadapan warga.

​Tak hanya itu, ia juga berkomitmen mengawal pembangunan rumah singgah atau asrama bagi pelajar SMA dari kampung yang menempuh pendidikan di Timika, sebagai langkah nyata mendukung keberlangsungan pendidikan mereka.

Dalam sesi dialog, pemuda Kampung Amar Irianto Watapoka, menyampaikan realita pahit para nelayan. Meski 97 persen warga adalah nelayan, mereka terkendala harga BBM yang melambung tinggi hingga Rp25.000 per liter, serta masalah infrastruktur dermaga.

​”Kami harap ada solusi nyata. BBM sering jadi kendala utama mencari nafkah,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Asri Akkas berjanji akan mengawal aspirasi ini ke dinas terkait agar ada solusi subsidi atau pengaturan harga yang lebih adil bagi nelayan. Selain itu, terkait kebutuhan air bersih, ia memastikan akan mengawal agar fasilitas air RO (Reverse Osmosis) di kampung tersebut dapat segera berfungsi maksimal untuk masyarakat.

Dialog yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini benar-benar mencerminkan sinergi antara wakil rakyat dan warga. Asri Akkas berjanji akan membawa seluruh catatan aspirasi ini ke tingkat distrik dan dinas terkait.

​”Saya akan kawal semua aspirasi ini. Kita ingin warga Kampung Amar bisa menikmati kesejahteraan yang lebih baik, mulai dari pendidikan anak-anak kita hingga kemudahan operasional bagi para nelayan,” tutup Asri dalam suasana kekeluargaan yang kental.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *