DPR

Reses di Agimuga, Anton N. Alom Serap Aspirasi Warga Soal Pendidikan, Infrastruktur hingga Pembukaan Kantor Bank Papua

2
×

Reses di Agimuga, Anton N. Alom Serap Aspirasi Warga Soal Pendidikan, Infrastruktur hingga Pembukaan Kantor Bank Papua

Sebarkan artikel ini

Capt : Wakil Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPRK Mimika, Anton N. Alom, saat menyerahkan bantuan sembako dan bantuan uang tunai secara simbolis kepada masyarakat pada kegiatan reses tahap II di Distrik Agimuga. Foto : Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Wakil Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPRK Mimika, Anton N. Alom, melaksanakan reses tahap II di Kampung Emko dan Kampung Amungun, Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Senin (13/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan, pendidikan, infrastruktur, transportasi, hingga pelayanan ekonomi.

Anton N. Alom berangkat menuju Distrik Agimuga menggunakan helikopter Intan Angkasa didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Agimuga, Ir. Arianus Katagame, S.Pt., M.Pt., IPM, Kepala Kampung Emko Julianus Solme, Kepala Kampung Amungun Frans Kelanangame, serta staf Sekretariat DPRK Mimika, Arinus Amisim. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh masyarakat bersama jajaran Polsek Agimuga, Koramil 1710-06 Agimuga, dan personel Pos TNI.
Kegiatan reses dipusatkan di Balai Kampung Emko dan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh adat, pemerintah kampung, serta warga dari sejumlah kampung di Distrik Agimuga.

Baca Juga :

Dalam dialog bersama DPRK Mimika, Kepala Kampung Emko, Julianus Solme, menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan peningkatan layanan pendidikan melalui pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta penambahan sekolah negeri mulai dari tingkat dasar hingga menengah.

“Usulan pembangunan SMK dan penambahan sekolah negeri sudah kami sampaikan dalam Musrenbang Distrik Tahun 2026. Kami berharap dapat menjadi prioritas pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Amungun, Frans Kelanangame, menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur, di antaranya normalisasi sungai untuk mencegah banjir, pembangunan tanggul, pelabuhan, hingga peningkatan layanan transportasi.
Menurutnya, masyarakat juga mengusulkan pengadaan angkutan darat berupa bus Damri yang dapat melayani mobilitas warga dari distrik menuju kampung-kampung.

“Kami juga berharap ada master plan pembangunan wilayah berbasis masyarakat Amungme yang mencakup Distrik Jita, Jila, Agimuga, Alama, dan Hoeya, termasuk pembangunan jembatan dan peningkatan konektivitas antarwilayah,” katanya.

Selain itu, masyarakat meminta penambahan jadwal penerbangan menuju Distrik Agimuga menjadi tiga kali dalam sepekan mengingat tingginya kebutuhan transportasi udara.

Tokoh masyarakat Kampung Aramsolki, Yosep Kibab, juga menyampaikan aspirasi terkait rencana penambahan pos TNI AU di kawasan bandara. Ia berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah tetap memperhatikan kondisi sosial masyarakat setempat.

Sementara itu, tokoh masyarakat Ano Kelanangame meminta pemerintah segera menuntaskan pengaspalan jalan hingga Pelabuhan Kiliarma guna memperlancar aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

Di sisi lain, Plt Kepala Distrik Agimuga, Ir. Arianus Katagame, mengungkapkan bahwa Pemerintah Distrik Agimuga telah mengajukan permohonan kepada Bank Papua Cabang Timika agar membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Distrik Agimuga.

Menurutnya, kehadiran layanan perbankan akan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan, pencairan dana kampung, pengiriman biaya pendidikan, hingga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Selama ini masyarakat harus pergi ke Timika melalui jalur laut maupun udara dengan biaya yang cukup besar hanya untuk mengakses layanan perbankan. Karena itu kami berharap Bank Papua dapat mempertimbangkan pembukaan kantor cabang di Distrik Agimuga,” jelasnya.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Anton N. Alom menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan DPRK Mimika dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

“Semua aspirasi masyarakat kami terima dan akan kami tindak lanjuti sesuai tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Mulai dari penerangan jalan, pengaspalan jalan yang sempat tertunda, peningkatan layanan pendidikan, transportasi, hingga kebutuhan ekonomi masyarakat akan terus kami dorong agar mendapat perhatian pemerintah,” tegas Anton.

Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak boleh dipengaruhi kepentingan politik yang akhirnya merugikan masyarakat.

“Pembangunan harus berpihak kepada masyarakat. Tidak boleh ada kepentingan politik yang menghambat pembangunan karena yang menjadi korban adalah masyarakat. Kita ingin Mimika, khususnya Distrik Agimuga, terus maju sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika dalam membangun dari kampung menuju kota,” pungkasnya.

Sebagai penutup kegiatan reses, Anton N. Alom secara simbolis menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga. Selain itu, ia juga memberikan bantuan uang tunai untuk mendukung kebutuhan masyarakat setempat.

Penyerahan bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Anton N. Alom, pemerintah distrik, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, serta warga yang mengikuti reses.

Melalui reses tersebut, masyarakat berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah sehingga pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat di Distrik Agimuga dapat terus meningkat.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *