DPR

Pokir Berdampak, Srikandi Golkar Mery Salurkan Bentor dan Ternak Babi untuk 100 KK di Distrik Wania

3
×

Pokir Berdampak, Srikandi Golkar Mery Salurkan Bentor dan Ternak Babi untuk 100 KK di Distrik Wania

Sebarkan artikel ini

Caption: Legislator Partai Golkar DPRK Mimika Dapil IV, Mery Pongutan, menyerahkan bantuan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Tahun Anggaran 2026 berupa kendaraan roda tiga (bentor) dan ternak babi kepada masyarakat Distrik Wania sebagai upaya mendukung pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga. Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali dibuktikan oleh Legislator Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV DPRK Mimika, Mery Pongutan, melalui penyaluran bantuan yang bersumber dari dana aspirasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRK Mimika Tahun Anggaran 2026. Program tersebut menjadi wujud nyata peran wakil rakyat dalam mengawal dan merealisasikan kebutuhan masyarakat melalui kebijakan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat Distrik Wania pada Rabu (5/8/2026), sebagai bagian dari realisasi aspirasi warga yang sebelumnya diserap dalam berbagai kegiatan reses dan pertemuan bersama masyarakat.

Di hadapan warga, Mery menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan bukanlah bentuk pemberian pribadi ataupun bantuan seremonial, melainkan hasil perjuangan politik di lembaga legislatif yang dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program nyata.

Baca Juga :

“Apa yang kami serahkan hari ini adalah hasil perjuangan aspirasi masyarakat melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Ini merupakan hak masyarakat yang kami perjuangkan agar dapat kembali dalam bentuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Mery.

Dalam kegiatan tersebut, Mery menyerahkan bantuan berupa kendaraan roda tiga (bentor) sebagai sarana penunjang usaha masyarakat serta 100 paket bantuan ternak babi yang diperuntukkan bagi 100 kepala keluarga (KK) di Distrik Wania.

Menurutnya, kedua program tersebut dipilih karena dinilai mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung. Bentor diharapkan dapat membantu masyarakat yang bergerak di sektor jasa angkutan maupun usaha kecil, sementara bantuan ternak babi menjadi modal usaha produktif yang bernilai ekonomi tinggi bagi keluarga penerima.

Mery menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi keluarga.

“Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya janji, tetapi program yang bisa meningkatkan pendapatan mereka. Karena itu kami memilih bantuan yang produktif agar bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi keluarga,” katanya.

Politisi Partai Golkar itu juga mengajak seluruh penerima bantuan untuk menjaga dan memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal sehingga mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

Ia berharap bantuan ternak dapat berkembang biak dan menjadi aset ekonomi keluarga, sedangkan bentor dapat meningkatkan mobilitas usaha serta membuka peluang pendapatan yang lebih baik.

Kehadiran Mery di tengah masyarakat mendapat sambutan hangat. Warga menilai realisasi Pokir tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi yang mereka sampaikan saat reses benar-benar diperjuangkan hingga diwujudkan menjadi program nyata.

Program ini sekaligus mempertegas fungsi anggota DPRK tidak hanya sebagai pembuat kebijakan dan pengawas jalannya pemerintahan, tetapi juga sebagai penyambung aspirasi masyarakat melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

Dengan penyaluran bantuan tersebut, Mery berharap kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif terus terjaga melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Politik harus menghadirkan solusi. Ketika masyarakat memberikan amanah kepada kami, maka amanah itu harus kami jawab dengan kerja nyata, bukan sekadar janji. Saya akan terus memperjuangkan program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Mimika,” tegasnya.

Penyaluran bantuan Pokir di Distrik Wania ini menjadi salah satu contoh bagaimana aspirasi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi program pemberdayaan ekonomi yang berdampak langsung, sekaligus memperkuat komitmen DPRK Mimika dalam mendorong pembangunan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *