Pemerintahan

Papua Tengah Genap Empat Tahun, Gubernur Meki Nawipa Fokus Bangun SDM dan Perkuat Persatuan

13
×

Papua Tengah Genap Empat Tahun, Gubernur Meki Nawipa Fokus Bangun SDM dan Perkuat Persatuan

Sebarkan artikel ini

Capt: Suasana puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah yang dipusatkan di Nabire dan dihadiri unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta ribuan warga. Foto: Humas Protokol Papua Tengah.

Example 468x60

NABIRE, Nemangkawipos.com – Memasuki usia keempat tahun berdirinya, Provinsi Papua Tengah menegaskan arah pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan penguatan persatuan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H., saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah yang dipusatkan di Nabire, Rabu (22/7/2026). Di hadapan masyarakat dan tamu undangan, Gubernur Meki Nawipa mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan HUT sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan Provinsi Papua Tengah sejak ditetapkan sebagai daerah otonom baru (DOB).

Menurutnya, usia empat tahun memang belum panjang, namun telah memberikan banyak pelajaran mengenai berbagai tantangan pembangunan yang masih harus diselesaikan, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pemerataan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :

Empat tahun bukan waktu yang lama, namun cukup bagi kita untuk belajar dan menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga pemerataan ekonomi masyarakat,” ujar Meki.

Sebagai bentuk komitmen membangun kualitas generasi muda, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan Program BANGKIT (Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh). Program afirmasi tersebut ditujukan bagi keluarga Orang Asli Papua (OAP) dengan sasaran utama meningkatkan pemenuhan gizi dan mendukung tumbuh kembang balita.

Melalui program ini, pemerintah memberikan bantuan tunai sebesar Rp350 ribu per bulan kepada ibu atau wali perempuan untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi, vitamin, serta mendukung pendidikan anak usia dini (PAUD). Pada tahap awal, Program BANGKIT menyasar 1.000 balita di empat kabupaten, yakni Intan Jaya, Puncak Jaya, Paniai, dan Dogiyai, sebelum diperluas ke seluruh kabupaten di Papua Tengah.

Ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan anak-anak Papua Tengah tumbuh sehat, cerdas, dan kelak mampu memimpin tanah leluhurnya sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama yang ada di Papua Tengah.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan prasyarat penting agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

“Papua Tengah adalah rumah kita bersama. Di tengah keragaman suku dan budaya, persatuan adalah harga mati. Mari kita tolak kekerasan, hargai perbedaan, dan selalu utamakan dialog,” ujarnya.

Kepada jajaran aparatur sipil negara (ASN), Gubernur Meki Nawipa juga mengingatkan agar setiap program dan anggaran dikelola secara jujur, transparan, akuntabel, serta benar-benar berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya Orang Asli Papua.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh elemen pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat untuk terus bergandengan tangan membangun Papua Tengah yang aman, maju, adil, dan sejahtera. (Humas Protokol Papua Tengah.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *