BENCANA ALAMorganisasi

IKF Mimika Bentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT, Galang Donasi Mulai Hari Ini

48
×

IKF Mimika Bentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT, Galang Donasi Mulai Hari Ini

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Kepedulian terhadap warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggerakkan Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika membentuk Panitia Peduli Gempa Flores-NTT.

Panitia tersebut dibentuk melalui rapat pengurus dan perwakilan warga IKF yang berlangsung di Sekretariat IKF Mimika, Sabtu (15/8/2026). Pembentukan kepanitiaan menjadi langkah awal untuk mengkoordinasikan aksi solidaritas, penggalangan dana, serta penyediaan posko bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.

Ketua IKF Mimika menetapkan Paulus Weti sebagai Ketua Panitia Peduli Gempa Flores-NTT. Ia didampingi Fredi Olakia sebagai Sekretaris dan Paulina Langobelen sebagai Bendahara.

Baca Juga :

Sementara itu, Jamaluddin dipercaya sebagai Koordinator Posko, Arsi Seke dan Alif Betan sebagai Koordinator Lapangan, Martina Lis sebagai Koordinator Konsumsi, serta Robi Daa sebagai Koordinator Humas.

Aksi penggalangan dana dijadwalkan dimulai Minggu (16/8/2026) melalui sejumlah gereja di Kabupaten Mimika.

Lokasi awal penggalangan dana meliputi Gereja Katedral Tiga Raja, Gereja Santo Stefanus Sempan, Gereja Santa Cecilia SP2, dan Gereja SP3.

Pelaksanaannya akan dikoordinasikan oleh koordinator lapangan. Sebelum kegiatan berlangsung, panitia akan menyampaikan pemberitahuan kepada pastor paroki maupun dewan gereja.

Selain gereja, panitia juga merencanakan penggalangan dana di sejumlah titik lampu merah setelah memperoleh izin dari Dinas Sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

Panitia menegaskan penggalangan dana dilakukan secara sukarela dan terbuka, tanpa menggunakan proposal, melainkan melalui mekanisme open donation.

Untuk memperkuat koordinasi, setiap sektor IKF diminta mengutus satu orang pemuda sebagai koordinator sektor.

Koordinator tersebut bertugas menggerakkan partisipasi warga di masing-masing sektor sekaligus membantu menyampaikan informasi mengenai kegiatan solidaritas.

Setiap sektor juga disepakati memberikan dukungan sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan konsumsi selama kegiatan penggalangan dana. Dana tersebut paling lambat disetorkan kepada bendahara panitia pada 17 Agustus 2026.

Sebagai pusat koordinasi, panitia menyiapkan Posko Peduli Gempa Flores-NTT di Lapangan Timika Indah, tepatnya di kawasan pangkalan taksi gelap.

Pemasangan tenda posko dijadwalkan pada Senin (17/8/2026).

Posko tersebut akan menjadi pusat informasi dan koordinasi aksi solidaritas, termasuk penerimaan donasi dari masyarakat.

Panitia juga akan menyediakan rekening bank organisasi IKF serta kontak pengurus yang dapat digunakan masyarakat untuk memperoleh informasi dan menyalurkan bantuan.

Informasi mengenai perkembangan kegiatan akan disampaikan melalui grup WhatsApp pengurus Flobamora dan diteruskan oleh pengurus sektor kepada warga masing-masing.

Dalam pelaksanaan aksi di lapangan, panitia memastikan kegiatan akan mengikuti arahan Dinas Sosial.

Salah satunya dengan tidak membawa atau melibatkan anak-anak dalam kegiatan penggalangan dana.

Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku. “Sekecil Apa Pun Bantuan, Sangat Berarti”

Ketua Panitia Peduli Gempa Flores-NTT, Paulus Weti, mengajak seluruh warga Flobamora di Kabupaten Mimika untuk mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Menurutnya, bantuan tidak harus dalam jumlah besar. Kepedulian masyarakat, sekecil apa pun, diharapkan dapat membantu meringankan beban saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi dampak bencana.

“Kami mengajak seluruh warga Flobamora di Mimika untuk bersama-sama mengambil bagian dalam aksi solidaritas ini. Bantuan dan kepedulian kita sangat berarti bagi saudara-saudari yang terdampak gempa di Flores-NTT,” ujar Paulus.

Ia berharap gerakan tersebut tidak hanya menjadi aksi penggalangan dana, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian antarsesama warga Flobamora di perantauan.

Dari Mimika untuk Flores, solidaritas bergerak. Salam Flobamora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *