Pemerintahan

Gubernur Papua Tengah Dorong Pemberdayaan Perempuan Gereja Melalui UMKM

3
×

Gubernur Papua Tengah Dorong Pemberdayaan Perempuan Gereja Melalui UMKM

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai penggerak ekonomi keluarga. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Program Prioritas Gubernur bertema Pemberdayaan Perempuan Gereja dalam Pengelolaan UMKM” resmi dibuka di Timika, Rabu (16/7/2026).

Program tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat peran perempuan di lingkungan gereja agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, Kepala DP3AKB Provinsi Papua Tengah mengatakan pemerintah provinsi memberikan perhatian besar terhadap pemberdayaan perempuan, khususnya perempuan gereja.

Baca Juga :

“Gubernur ingin ada pemberdayaan untuk perempuan di gereja. Gubernur ingin agar perempuan di gereja dapat berdaya melalui UMKM. Tujuannya agar ada peningkatan ekonomi dalam keluarga di gereja,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Ia menjelaskan, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga. Karena itu, melalui pelatihan tersebut diharapkan para peserta mampu mengembangkan usaha mandiri, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus menjadi teladan di tengah jemaat.

Ketua Panitia, Salomina Gobay, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti kaum perempuan dari berbagai denominasi gereja yang berasal dari empat kabupaten di Papua Tengah.

“Peserta kaum perempuan datang dari berbagai denominasi gereja yang hadir dari empat kabupaten, yakni Mimika, Puncak, Puncak Jaya, dan Intan Jaya,” katanya.

Selama kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari manajemen usaha, pemasaran digital, strategi pengemasan produk, hingga akses permodalan dan legalitas usaha.

DP3AKB Provinsi Papua Tengah menegaskan akan terus melakukan pendampingan kepada para peserta agar usaha yang dirintis dapat berkembang secara berkelanjutan serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan perekonomian masyarakat di Papua Tengah.

Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap semakin banyak perempuan yang mandiri secara ekonomi, mampu mengembangkan UMKM, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *