Ekonomipemerintah kabupaten Mimika

Gerakan Pangan Murah Sambut Idul Adha, Pemkab Mimika Jaga Stabilitas Harga Pangan

2
×

Gerakan Pangan Murah Sambut Idul Adha, Pemkab Mimika Jaga Stabilitas Harga Pangan

Sebarkan artikel ini

Capt: Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gat Tebay, Kepala Seksi Distribusi Ketahanan Pangan Husnia, beserta jajaran foto bersama di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika usai pembukaan Gerakan Pangan Murah, Kamis (21/5/2026). Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com  – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Jalan Poros SP 5, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gat Tebay, Kepala Seksi Distribusi Ketahanan Pangan Husnia, beserta jajaran dan ratusan masyarakat yang antusias memanfaatkan program pangan murah tersebut.

Sejak pagi hari, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Baca Juga :
Dalam sambutan Bupati Mimika Johannes Rettob yang dibacakan Petrus Pali Ambaa, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha, di mana kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok biasanya mengalami peningkatan yang cukup signifikan,” ujar Petrus saat membacakan sambutan bupati.
Ia mengatakan, ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang wajar, berkualitas baik, dan mudah dijangkau.

Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan sering terjadi peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya.

“Oleh sebab itu, melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Mimika hadir untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya masyarakat kecil yang membutuhkan dukungan pemerintah dalam menghadapi kondisi ekonomi dan kenaikan harga bahan pangan.

Dalam kesempatan itu, pemerintah juga mengajak seluruh stakeholder, baik pemerintah, pelaku usaha, distributor, petani maupun masyarakat untuk terus bersinergi menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Mimika.

“Kita harus memperkuat kerja sama, memperlancar distribusi barang, serta menjaga stok pangan agar tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah mengimbau para pelaku usaha dan distributor agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok maupun praktik-praktik yang merugikan masyarakat.

“Kepada masyarakat, saya mengajak untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Mari kita manfaatkan kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Bupati Mimika secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idul Adha Tahun 2026.
Selain itu, salah satu masyarakat usai berbelanja di Gerakan Pangan Murah, Dirga, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil dan harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.

“Alhamdulillah dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang kurang stabil, apalagi harga di pasar mulai naik. Menjelang Hari Raya Idul Adha, kegiatan seperti ini sangat membantu kami,” ujarnya saat diwawancarai.

Menurut Dirga, kegiatan tersebut mendapat antusias besar dari masyarakat dari berbagai latar belakang tanpa membedakan suku, ras maupun agama.

“Banyak masyarakat dari berbagai kalangan datang berbelanja di sini. Program seperti ini kalau bisa terus diadakan, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, karena kondisi ekonomi saat ini cukup membebani masyarakat,” katanya.

Ia menilai program pasar murah yang digelar pemerintah sangat membantu masyarakat kecil dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Dengan hadirnya program pemerintah seperti ini, masyarakat kurang mampu benar-benar merasa terbantu dan lebih sejahtera,” tambahnya.

Dirga berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus berlanjut dan dilaksanakan di titik-titik strategis agar semakin mudah dijangkau masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“Harapan kami program ini terus berlanjut dan lebih dekat dengan masyarakat bawah supaya benar-benar membantu kami di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan harga bahan pokok,” pungkasnya.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *