HUKRIM

Empat Pendulang Emas di Kawe Awimbon Berhasil Dievakuasi Koops TNI Habema

2
×

Empat Pendulang Emas di Kawe Awimbon Berhasil Dievakuasi Koops TNI Habema

Sebarkan artikel ini

Caption : Empat warga pendulang emas saat dievakuasi menuju Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, usai mengungsi akibat gangguan keamanan di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Pegunungan Bintang, Selasa (26/5/2026). Foto : Stn

Example 468x60

PEGUNUNGAN BINTANG, Nemangkawipos.com – Koops TNI Habema kembali berhasil mengevakuasi empat masyarakat sipil pendulang emas yang mengungsi akibat aksi kekerasan penembakan yang dilakukan kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa (26/5/2026).

Keempat warga tersebut berhasil dievakuasi menggunakan satu unit perahu long boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Adapun empat masyarakat pendulang emas yang berhasil dievakuasi masing-masing atas nama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu. Setibanya di Pelabuhan Iwot, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan lanjutan.

Baca Juga :

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol M. Wirya Arthadiguna, mengatakan pihaknya terus melakukan langkah pengamanan, koordinasi, dan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya.

“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak ada lagi gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.

Selain itu, Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan dan peraturan pemerintah.

Menurutnya, aktivitas pertambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, konflik sosial, serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjamin keamanan jalur evakuasi dan stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan dari berbagai ancaman kelompok bersenjata yang mengganggu keselamatan warga sipil.

“Mari tinggalkan konflik dan bersama membangun Papua sebagai tanah damai, tanah harapan, dan masa depan generasi Papua melalui pendidikan, persaudaraan, serta kehidupan yang aman, sejahtera, dan bermartabat,” tutup Letkol Wirya.

Sumber: Koops TNI Habema

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *