TIMIKA, Nemangkawipos.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Mimika menggelar aksi konvergensi penguatan, perencanaan, dan pelaksanaan percepatan penurunan stunting tingkat distrik dan kabupaten tahun 2025.
Kegiatan yang dibuka oleh Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau, Kamis (21/8/2025), turut dihadiri perwakilan PT Freeport Indonesia (PTFI) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu stunting.
Abraham menegaskan, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga isu multidimensi yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan bangsa.
“Hal ini perlu kita kerja terkoordinir, konvergen untuk menurunkan angka stunting. Diperlukan komitmen serta kerja keras dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Abraham.
Ia menyebut, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Mimika masih berada di angka 21,7 persen. Untuk itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan penurunan kasus.
Abraham berharap OPD, kepala distrik, sekretaris distrik, hingga kepala puskesmas mendukung penuh aksi konvergensi.
“Melalui upaya bersama, kita wujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif,” tambahnya.




