HUKRIM

Astamaops Kapolri Kunjungi Pusat Olah Seni di Wamena, Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Generasi Muda Papua

3
×

Astamaops Kapolri Kunjungi Pusat Olah Seni di Wamena, Serahkan Bantuan Pendidikan untuk Generasi Muda Papua

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAWIJAYA, Nemangkawipos.com – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. Dr. Muhammad Fadil Imran, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Pusat Olah Seni (POS) di Distrik Wesaput, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (14/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Polri terhadap pendidikan, pembinaan karakter, dan pengembangan kreativitas generasi muda Papua.

Dalam kunjungan itu, Astamaops Kapolri didampingi Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., Karobinops Stamaops Polri Brigjen Pol. Auliansyah Lubis, S.I.K., M.H., Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk. II Stamaops Polri Brigjen Pol. Tri Atmodjo Marawasianto, S.I.K., beserta rombongan.

Rombongan tiba di Bandara Wamena sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pusat Olah Seni yang berada di kediaman Ipda John Stenly Rewang di Distrik Wesaput.

Baca Juga :

Kehadiran rombongan disambut meriah dengan tarian adat yang dibawakan anak-anak binaan Pusat Olah Seni, dilanjutkan penampilan siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Berbagai pertunjukan tersebut mencerminkan semangat generasi muda Papua dalam melestarikan budaya sekaligus mengembangkan bakat dan kreativitas mereka.

Pada kesempatan itu, Astamaops Kapolri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa-siswi SD Inpres Wesaput dan SMP Walelagama. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memotivasi para pelajar untuk terus berprestasi.

Kepala SD Inpres Wesaput menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada sekolah dan para siswa.

“Kehadiran Bapak merupakan berkat yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Selama 38 tahun saya mengajar, hari ini menjadi salah satu momen yang sangat membanggakan karena perhatian yang diberikan bukan hanya memotivasi guru, tetapi juga membangkitkan semangat anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujarnya.

Selain menyerahkan bantuan pendidikan, Astamaops Kapolri juga memberikan bingkisan kepada Ipda John Stenly Rewang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya membangun Pusat Olah Seni sebagai wadah pembinaan karakter, seni, dan kreativitas generasi muda Papua.

Rombongan kemudian meninjau berbagai fasilitas Pusat Olah Seni yang selama ini dimanfaatkan sebagai ruang belajar, pelatihan seni, dan pengembangan karakter bagi anak-anak di Distrik Wesaput.

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran menegaskan bahwa pendidikan dan pembinaan karakter merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Papua.

“Saya melihat anak-anak di sini memiliki semangat, bakat, dan harapan yang luar biasa. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkreasi, dan meraih cita-cita. Pusat Olah Seni ini bukan hanya menjadi tempat mengembangkan kemampuan seni, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan rasa percaya diri sebagai bekal membangun Papua di masa depan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan dukungan terhadap pendidikan dan ruang pembinaan seperti Pusat Olah Seni merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi Papua yang unggul.

“Kami berharap dukungan yang diberikan hari ini menjadi penyemangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, mengembangkan bakat, dan meraih cita-cita. Pendidikan, seni, dan pembinaan karakter merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama para siswa, tenaga pendidik, dan seluruh tamu undangan. Melalui kunjungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kemajuan pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pengembangan ruang-ruang kreativitas di Papua Pegunungan.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *