BENCANA ALAM

BREAKING: 5 Hari Hilang, Korban Kecelakaan Longboat di Kaimana Ditemukan Meninggal

5
×

BREAKING: 5 Hari Hilang, Korban Kecelakaan Longboat di Kaimana Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini

Capt: Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban kecelakaan longboat yang ditemukan meninggal dunia di perairan Kaimana, Rabu (29/7/2026). Operasi pencarian resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Foto: Humas SAR Kaimana.

Example 468x60

KAIMANA, Nemangkawipos.com — Operasi pencarian terhadap korban kecelakaan pelayaran di perairan Kabupaten Kaimana, Papua Barat, resmi ditutup setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (29/7/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan hilang bersama sebuah longboat berbahan fiber sejak Sabtu, 25 Juli 2026.

Koordinator Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan penemuan tersebut mengakhiri lima hari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR gabungan.

Baca Juga :

“Korban berhasil ditemukan pada hari ini, 29 Juli 2026, di perairan Kaimana. Pihak keluarga mengenali korban melalui jam tangan yang masih terpasang di tangan kiri korban,” ujar Silas.

Setelah proses identifikasi oleh pihak keluarga selesai dilakukan, operasi pencarian secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat dari berbagai unsur, seperti Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, dan keluarga korban, dikembalikan ke satuan serta tugas masing-masing.

Silas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama selama proses pencarian berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan, masyarakat, serta keluarga korban yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga operasi ini selesai,” katanya.

Menyikapi peristiwa tersebut, Pos SAR Kaimana mengimbau seluruh masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
1. Tidak memuat penumpang atau barang melebihi kapasitas kapal.
2. Memastikan kondisi mesin longboat atau perahu dalam keadaan baik sebelum berlayar.
3. Menyiapkan bahan bakar yang cukup sesuai rencana perjalanan.
4. Selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat.

“Langkah-langkah pencegahan ini sangat penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan di perairan demi keselamatan bersama,” tutup Silas.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *