HUKRIM

Brigpol Fredi Lukas Awes Gugur Diduga Dibunuh OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan

5
×

Brigpol Fredi Lukas Awes Gugur Diduga Dibunuh OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

YAHUKIMO, Nemangkawipos.com – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan BKO Brimob Yon B Polda Papua tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan gugurnya seorang personel Polri saat menjalankan tugas di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Korban diketahui bernama Brigpol Fredi Lukas Awes, personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz-2026.

Korban ditemukan pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIT di kawasan Kompleks Jalan Pertanian Halabok Paradiso Belakang, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, dalam kondisi meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat senjata tajam. Polisi menduga korban menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK).

Baca Juga :

Usai ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dekai untuk pemeriksaan medis, kemudian diterbangkan ke Kota Jayapura dan telah disemayamkan di rumah duka.

Wakil Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andri Alam, S.I.K., mengatakan tim gabungan segera melakukan langkah-langkah kepolisian setelah menerima laporan kejadian tersebut.

“Petugas langsung mengamankan tempat kejadian perkara, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku yang diduga melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum untuk mengungkap pelaku beserta motif di balik peristiwa tersebut.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Brigpol Fredi Lukas Awes.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya salah satu personel terbaik Polri dalam menjalankan tugas negara. Pengabdian almarhum merupakan wujud dedikasi dan loyalitas dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, aparat akan menangani kasus tersebut secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku hingga pihak yang bertanggung jawab dapat diungkap.

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. Menurutnya, tim gabungan masih terus mengoptimalkan penyelidikan melalui pengumpulan alat bukti, pendalaman keterangan saksi, serta pengejaran terhadap pelaku.

“Kami berkomitmen mengungkap secara menyeluruh pelaku maupun motif dalam peristiwa ini. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta memberikan informasi kepada petugas apabila mengetahui hal-hal yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan proses penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi serta mendukung upaya aparat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Gugurnya Brigpol Fredi Lukas Awes menjadi bagian dari pengabdian anggota Polri dalam menjalankan tugas negara di Papua. Dedikasi dan loyalitas almarhum diharapkan menjadi teladan bagi seluruh personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan integritas.

Penulis: StendiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *