organisasi

Semangat Kemerdekaan, GAMKI Mimika Kumpulkan 22 Kantong Darah untuk Bantu Selamatkan Nyawa

45
×

Semangat Kemerdekaan, GAMKI Mimika Kumpulkan 22 Kantong Darah untuk Bantu Selamatkan Nyawa

Sebarkan artikel ini

Caption: Ketua DPC GAMKI Mimika Conis Manusiwa mendampingi Bupati Mimika Johannes Rettob saat meninjau kegiatan donor darah dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Car Free Day, Jalan Cenderawasih, Timika. Foto: Stendy

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Semangat mengisi kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan. DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Mimika menggelar aksi donor darah dan berhasil mengumpulkan 22 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat di Mimika.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung di kawasan Car Free Day, Jalan Cenderawasih, Timika, Sabtu (15/8/2026), mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIT, dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi GAMKI Mimika bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika dan RSUD Mimika. Darah yang terkumpul nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi.

Baca Juga :

Ketua DPC GAMKI Mimika, Conis Manusiwa, mengatakan kegiatan donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian pemuda terhadap sesama sekaligus cara GAMKI mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini, kami ingin mengambil bagian melalui kegiatan sosial yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Donor darah adalah bentuk kepedulian dan pelayanan kita kepada sesama, karena satu kantong darah dapat membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” ujar Conis.

Menurutnya, antusiasme masyarakat untuk mengikuti donor darah cukup tinggi. Namun, tidak semua peserta dapat melakukan donor karena harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan dan skrining kesehatan.

Beberapa calon pendonor, kata Conis, belum memenuhi persyaratan kesehatan, termasuk mereka yang baru selesai mengalami malaria atau memiliki riwayat penyakit tertentu.

Memang banyak masyarakat yang datang dan ingin mendonorkan darahnya. Tetapi setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, ada beberapa yang belum memenuhi syarat,” jelasnya.

Conis menegaskan, pemeriksaan kesehatan sebelum donor merupakan tahapan penting untuk memastikan darah yang dikumpulkan aman bagi penerima sekaligus menjaga kondisi pendonor.

Donor darah bukan hanya soal memberikan darah, tetapi juga memastikan darah yang diberikan benar-benar aman dan memenuhi standar kesehatan,” katanya.

Ia menilai kegiatan seperti ini perlu terus digalakkan karena kebutuhan darah dapat muncul kapan saja, terutama bagi pasien yang menjalani perawatan, korban kecelakaan, maupun masyarakat yang membutuhkan transfusi dalam kondisi darurat.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari Bupati Mimika Johannes Rettob yang turut mengunjungi lokasi donor darah untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan.

Kehadiran Bupati dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan sosial yang dilakukan organisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika.

Conis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bupati Mimika.

Kami berterima kasih atas perhatian Bapak Bupati Mimika yang telah memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

GAMKI Mimika berharap aksi donor darah tidak berhenti pada momentum HUT ke-81 RI, tetapi dapat menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara berkelanjutan.

Conis juga mengajak masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk menjadi pendonor sukarela.

Kami berharap semakin banyak masyarakat yang peduli dan mau menjadi pendonor sukarela. Karena kebutuhan darah bisa datang kapan saja dan kepedulian kita hari ini dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” pungkasnya

Dari Car Free Day Timika, pesan kemerdekaan pun hadir dalam bentuk sederhana namun berarti: setetes darah yang diberikan hari ini dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *