HUKRIM

5 Pekerja Proyek Jalan Tewas Ditembak di Tolikara, Polisi Evakuasi Korban dan Selidiki Pelaku

48
×

5 Pekerja Proyek Jalan Tewas Ditembak di Tolikara, Polisi Evakuasi Korban dan Selidiki Pelaku

Sebarkan artikel ini

Caption Foto: Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara melakukan proses evakuasi korban penembakan pekerja proyek jalan di kawasan Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Foto: Humas Ops Damai Cartenz-2026.

Example 468x60

TOLIKARA, Nemangkawipos.com – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Tolikara dan Polsek Illu bergerak cepat mengevakuasi korban serta melakukan penyelidikan intensif menyusul insiden penembakan terhadap pekerja proyek jalan di kawasan Kali Kabur, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Minggu (2/8/2026). Berdasarkan data sementara, peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan lima lainnya selamat.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengatakan lima korban meninggal dunia diduga akibat luka tembak dan penganiayaan berat.

Empat korban yang telah teridentifikasi berinisial A.S., E.A., B., dan A.C.R. telah dievakuasi ke RSUD Mulia dan RSUD Karubaga. Sementara satu korban lainnya merupakan warga asli Papua yang hingga kini masih dalam proses identifikasi.

Baca Juga :

“Pendataan sementara menunjukkan lima orang meninggal dunia akibat luka tembak dan penganiayaan berat, sedangkan lima korban lainnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Yusuf, Senin (3/8/2026).

Lima korban selamat masing-masing berinisial W.R., S.S., H.M., S.U., dan J.J.M. Seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke RSUD Mulia untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, aksi penyerangan diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap X Tolikara yang dipimpin Rambo Botak. Namun, kepolisian menegaskan dugaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat dipastikan.

“Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan. Identitas pelaku maupun pihak yang bertanggung jawab akan disampaikan setelah didukung alat bukti dan hasil penyelidikan yang memadai,” tegas Yusuf.

Merespons kejadian itu, Kapolsek Illu IPTU Rajab Ilyas, S.H., bersama personel Polres Tolikara dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

Proses evakuasi berlangsung hingga Senin (3/8/2026) dini hari. Dalam pelaksanaannya, petugas sempat menghadapi gangguan keamanan berupa kontak tembak dengan pihak yang belum teridentifikasi. Meski demikian, evakuasi tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan korban dan personel.

Polisi kini terus mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta mendalami motif dan identitas pelaku guna mengungkap kasus tersebut secara menyeluruh.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan proses hukum akan dilakukan secara profesional.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Seluruh personel terus bekerja maksimal untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik peristiwa ini. Penanganan dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Faizal menambahkan, selain fokus pada penyelidikan, kepolisian juga memprioritaskan evakuasi korban serta perlindungan terhadap masyarakat di wilayah Papua Pegunungan.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan setiap pihak yang nantinya terbukti bertanggung jawab berdasarkan hasil penyelidikan akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun dugaan identitas pelaku yang belum terverifikasi agar tidak mengganggu proses penyelidikan dan menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *