DPR

DPRK Mimika Dorong Penegakan Hukum Kasus Penembakan Warga Oleh Oknum Polisi di Raffles Residence

68
×

DPRK Mimika Dorong Penegakan Hukum Kasus Penembakan Warga Oleh Oknum Polisi di Raffles Residence

Sebarkan artikel ini

Capt: Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan, saat diwawancarai awak media terkait agenda dan isu strategis di Kabupaten Mimika. Foto: Ocen.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Alfian Akbar Balyanan, mendesak aparat penegak hukum menangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan kasus penembakan seorang warga sipil oleh oknum anggota kepolisian di kawasan Perumahan Raffles Residence (RR) 3, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/8/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Alfian kepada awak media di Gedung Serbaguna DPRK Mimika, Senin (3/8/2026), sebagai respons atas insiden yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia.

Menurut Alfian, peristiwa tersebut merupakan tragedi yang sangat memprihatinkan dan tidak boleh dipandang sebagai kasus biasa. Ia menilai penggunaan senjata api oleh aparat negara harus selalu berpedoman pada aturan hukum, prinsip profesionalitas, dan perlindungan terhadap hak hidup setiap warga negara.

Baca Juga :

“Sangat disayangkan, senjata dan peluru yang dibeli dari pajak rakyat justru ditembakkan kepada rakyat,” tegas Alfian.

Ia menilai bahwa dalam situasi yang dianggap mengancam, penggunaan kekuatan oleh aparat harus dilakukan secara bertahap dan proporsional sesuai prosedur operasional yang berlaku. Menurutnya, tindakan seperti memberikan peringatan atau melakukan upaya pelumpuhan semestinya menjadi pilihan sebelum penggunaan kekuatan yang berpotensi menghilangkan nyawa.

Karena itu, DPRK Mimika meminta agar seluruh proses penyelidikan dilakukan secara terbuka sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum dan keluarga korban mendapatkan rasa keadilan.

Selain proses pidana terhadap pelaku, Alfian juga meminta institusi kepolisian membangun komunikasi yang baik dengan keluarga korban melalui pendekatan yang humanis..Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meredakan duka keluarga sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif.

“Pendekatan secara persuasif kepada keluarga korban harus dilakukan. Ini penting agar situasi tetap terkendali dan masyarakat melihat bahwa negara hadir dalam menyelesaikan persoalan ini secara adil,” ujarnya.

Meski menyampaikan kritik terhadap insiden tersebut, Alfian tetap mengapresiasi langkah cepat Polres Mimika yang segera mengamankan oknum anggota yang diduga terlibat dan memulai proses hukum. Ia berharap penanganan perkara dilakukan secara profesional tanpa adanya perlakuan istimewa terhadap siapa pun.

“Kecepatan penanganan ini patut diapresiasi. Yang terpenting sekarang adalah memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum tetap terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *