Example floating
Example floating
Pemerintahan

Yohanes Kemong: Dana Koperasi Merah Putih Harus Diawasi Ketat, Tidak Boleh Ada Pemotongan

498
×

Yohanes Kemong: Dana Koperasi Merah Putih Harus Diawasi Ketat, Tidak Boleh Ada Pemotongan

Sebarkan artikel ini

Capt: Wakil Ketua Komisi I DPR Papua Tengah, Yohanes Kemong. | Foto: Redaksi

Oplus_131072
Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Wakil Ketua Komisi I DPR Papua Tengah, Yohanes Kemong, mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, khususnya kepala kampung dan pemerintah daerah, agar mengelola dana Koperasi Merah Putih dengan penuh tanggung jawab dan tanpa penyimpangan.

Program Koperasi Merah Putih merupakan inisiatif langsung dari Presiden dan Wakil Presiden yang tahun ini telah resmi diluncurkan di seluruh wilayah Papua, termasuk Papua Tengah dan Kabupaten Mimika.

“Setiap kampung di Papua Tengah, termasuk di Mimika, kini sudah memiliki koperasinya masing-masing. Dana program ini langsung turun dari pusat untuk masyarakat di kampung, jadi harus digunakan untuk kepentingan daerah dan kesejahteraan warga setempat,” tegas Yohanes Kemong, Senin (14/7/2025).

Baca Juga :

Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan dana tersebut, baik oleh pemerintah pusat, aparat penegak hukum, maupun DPR Papua Tengah yang menjalankan fungsi pengawasan.

“Kami tidak ingin lagi mendengar ada kepala kampung yang rewel atau menyalahgunakan dana untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Tidak boleh lagi ada pemborosan, tidak boleh ada pemotongan, dan tidak boleh ada tipu-menipu dalam proses pengajuan maupun penggunaan anggaran,” ujarnya.

Menurut Kemong, rincian penggunaan dana telah disusun secara jelas dalam item belanja yang harus dipatuhi oleh pengguna anggaran di tingkat kampung, dan pemerintah daerah melalui dinas-dinas teknis diminta turut mengawasi implementasinya.

“Semua sudah dirinci. Tidak ada alasan lagi untuk bermain-main dengan anggaran. Kami di DPR akan terus mengawasi dan memastikan bahwa setiap rupiah sampai dan digunakan sebagaimana mestinya oleh masyarakat kampung,” tandasnya.

Ia berharap, program Koperasi Merah Putih dapat benar-benar menjadi solusi peningkatan ekonomi masyarakat di kampung, bukan justru menjadi sumber masalah akibat lemahnya pengawasan dan integritas pengguna anggaran.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *