Example floating
Example floating
Pemerintahan

Wakil Ketua DPRK Asri Akkas, Tinjau Empat Kampung di Mimika Barat Tengah

486
×

Wakil Ketua DPRK Asri Akkas, Tinjau Empat Kampung di Mimika Barat Tengah

Sebarkan artikel ini

Caption: Wakil Ketua DPRK Mimika, Asri Akkas, foto bersama masyarakat usai menyerap dan mendengarkan langsung aspirasi warga di Distrik Mimika Barat Tengah, Rabu (2/7/2025).

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Wakil Ketua DPRK Mimika, Asri Akkas, bersama Wakil Ketua Komisi I DPR Papua Tengah, Yohanes Kemong, melakukan kunjungan kerja ke empat kampung di Distrik Mimika Barat Tengah, yakni Kampung Prongo, Kawar, Amar, dan Manuware, Rabu (2/7/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk menyerap secara langsung aspirasi masyarakat di wilayah pesisir tersebut.

Kehadiran kedua pimpinan legislatif tersebut disambut antusias oleh warga. Dalam dialog bersama tokoh masyarakat dan aparat kampung, disampaikan berbagai persoalan yang hingga kini masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Tokoh masyarakat, Pius Timakopea, yang mewakili Kampung Amar, Kawar, dan Manuware, menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi aspirasi bersama warga.

Baca Juga :

Di antaranya, kebutuhan pembangunan sekolah tingkat SMA di Kampung Amar yang hingga kini belum terealisasi, serta fasilitas air bersih yang sudah dibangun namun belum difungsikan karena belum ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

“Kami juga butuh talud penahan air yang dibangun dengan kualitas baik. Sebab, yang ada saat ini masih menyebabkan banjir di pemukiman warga,” kata Pius.

Warga juga mengeluhkan kekurangan guru berstatus PNS di sekolah-sekolah kampung, karena selama ini hanya mengandalkan guru kontrak. Selain itu, penerangan kampung masih minim dan belum merata, serta gedung puskesmas yang telah dibangun belum difungsikan karena belum ada tindak lanjut dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanahan sejak dilakukan pengukuran tahun 2023.

Aspirasi lain yang mengemuka adalah permintaan pembangunan asrama bagi mahasiswa asal kampung yang menempuh pendidikan di luar daerah, mengingat banyak orang tua kesulitan membiayai tempat tinggal dan makan anak-anak mereka.

Warga juga berharap adanya program bantuan rumah layak huni, karena sebagian besar masyarakat belum menerima bantuan perumahan dari pemerintah.

Sementara itu, dampak penambangan pasir besi juga menjadi sorotan serius. Eksploitasi tambang dinilai telah merugikan masyarakat sekitar tanpa adanya solusi terhadap dampak sosial dan lingkungan yang dirasakan langsung oleh lebih dari 600 warga.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, segera menindaklanjuti semua aspirasi ini. Ini adalah kebutuhan dasar dan hak masyarakat,” tegas Pius.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRK Mimika, Asri Akkas, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan semua aspirasi warga hingga ke tingkat pembahasan dan penganggaran.

“Apa yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat akan kami perjuangkan. Saya berkomitmen untuk terus mengawal dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait agar segera dieksekusi dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Asri.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *