Example floating
Example floating
Swasta

Sinergi di Balik Piring Takjil: Saat Freeport dan Media Timika Merajut Simpul Silaturahmi

2
×

Sinergi di Balik Piring Takjil: Saat Freeport dan Media Timika Merajut Simpul Silaturahmi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA, Nemangmawipos.com – Di bawah temaram lampu aula salah satu hotel bintang di Timika, Rabu (25/2/2026), sebuah harmoni berbeda tercipta. Bukan soal deru mesin tambang atau hiruk-pikuk pemberitaan, melainkan denting sendok dan tawa hangat yang mendominasi suasana.

​PT Freeport Indonesia (PTFI) kembali mengukuhkan komitmen sosialnya dengan menggelar agenda tahunan: Buka Puasa Bersama Media. Acara ini bukan sekadar seremoni pengenyang perut, melainkan sebuah jembatan spiritual dan sosial untuk mempererat urat nadi persaudaraan antara sang raksasa tambang dengan para pemburu berita di Tanah Amungsa.

Bagi keluarga besar PTFI dan jurnalis Mimika, bulan suci Ramadan adalah momentum “gencatan senjata” dari rutinitas yang melelahkan. Ia hadir sebagai ruang untuk saling menyapa, memaafkan, dan memperluas cakrawala kepedulian. Melalui ritual sedekah dan buka bersama, silaturahmi yang terjalin dipercaya tidak hanya mendatangkan keberkahan rezeki, tetapi juga memperkokoh hubungan profesional yang lebih manusiawi.

Baca Juga :

Suasana semakin mencair saat Ustaz Muhammad Amin naik ke podium untuk memberikan tausiyah. Dengan gaya penyampaian yang bernas, sang Ustaz sempat “menyentil” dinamika hubungan antara media dan Freeport.

Ia menggambarkan hubungan keduanya ibarat sepasang kekasih yang kadang berselisih paham namun saling membutuhkan. Sentilan tentang “kemesraan” ini disambut gelak tawa hadirin, mengisyaratkan bahwa meski media menjalankan fungsi kontrol sosial yang kritis, hubungan personal dan profesional dengan PTFI harus tetap berdiri di atas landasan saling menghormati.

​”Kemesraan ini janganlah cepat berlalu. Media dan Freeport adalah dua pilar yang membangun narasi tentang Papua. Jika silaturahminya terjaga, maka berkah bagi masyarakat juga akan mengalir,” tutur Ustaz Amin dalam pesannya.

Agenda ini menjadi bukti bahwa di balik operasional tambang kelas dunia, PT Freeport Indonesia tetap menempatkan aspek human relation sebagai prioritas. Menjaga kemitraan dengan media lokal dianggap sebagai investasi sosial yang krusial untuk memastikan informasi pembangunan di Mimika tersampaikan secara akurat dan berimbang.

​Malam itu, buka puasa bersama ditutup dengan doa dan foto bersama, meninggalkan pesan kuat bahwa di Timika, kebersamaan adalah aset yang jauh lebih berharga daripada sekadar angka-angka di atas kertas.

Penulis: StendyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *