Example floating
Example floating
pemerintah kabupaten Mimika

SERBU! Warga Timika Padati Gedung Eme Neme, Borong Sembako di Gerakan Pangan Murah

33
×

SERBU! Warga Timika Padati Gedung Eme Neme, Borong Sembako di Gerakan Pangan Murah

Sebarkan artikel ini

Caption : Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menyapa warga di sela-sela pembukaan Pasar Murah Dinas Ketahanan Pangan di Gedung Eme Neme Yauware, Jumat (13/2). Pemerintah berkomitmen menjaga keterjangkauan harga pangan bagi seluruh masyarakat Mimika. (Foto: Bertrand)

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Pelataran Gedung Eme Neme Yauware berubah menjadi lautan manusia pada Jumat pagi (13/2/2026). Ratusan warga Mimika rela mengantre panjang demi mendapatkan bahan pangan dengan harga miring dalam gelaran Pasar Murah yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Mimika.

Mulai dari stok ikan segar, daging, telur, hingga sembako ludes diserbu warga yang ingin mengamankan kebutuhan dapur dengan harga jauh di bawah pasar.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang hadir membuka langsung kegiatan ini menegaskan bahwa Pasar Murah bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah nyata pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan, terutama saat permintaan pasar mulai melonjak menjelang hari besar keagamaan.

Baca Juga :

“Pangan adalah hak dasar warga. Ketahanan pangan bukan cuma soal ada barangnya, tapi soal harganya yang terjangkau. Gerakan ini adalah strategi kami mengendalikan inflasi dan meringankan beban keluarga berpenghasilan rendah,” tegas Wabup Kemong.

Wabup juga memberikan apresiasi kepada para distributor dan stakeholder yang mau bekerja sama menurunkan harga demi kepentingan rakyat kecil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak nasional. Menariknya, kuota pasar murah di Mimika terhitung sangat tinggi.

“Jadwal rutin kami ada 25 kali setahun. Tapi khusus menyambut Ramadan, kami rencanakan ada empat kali kegiatan tambahan. Kami akan jemput bola, masuk ke masjid-masjid yang halamannya luas supaya warga lebih mudah menjangkau,” jelas Yulius.

​Antusiasme warga terlihat jelas, salah satunya Linda, warga Timika yang mengaku sangat terbantu dengan selisih harga di pasar murah ini. Namun, ia juga menitipkan pesan penting bagi pemerintah.

​“Terima kasih Pemkab Mimika, harganya memang lebih murah. Tapi kalau boleh usul, nanti adakan juga pasar murah khusus Minyak Tanah, karena itu juga sangat kami butuhkan,” harap Linda.

Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *