Example floating
Example floating
HUKRIM

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO KKB Maam Taplo, Pelaku Penyerangan Nakes Kiwirok

502
×

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO KKB Maam Taplo, Pelaku Penyerangan Nakes Kiwirok

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jayapura, Nemangkawipos.com — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Keerom menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) Maam Taplo, anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, pada Sabtu (22/11/2025) sekitar pukul 12.20 WIT di kawasan Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan setelah rangkaian penyelidikan intensif.

Maam Taplo masuk dalam DPO melalui DPO Nomor DPO/22/X/2021/Dit Reskrimum dan Laporan Polisi LP/17/IX/2021/Papua/Res Peg Bintang, atas keterlibatannya dalam aksi kekerasan terhadap tenaga kesehatan (nakes) di Kiwirok pada 13 September 2021.

Kronologi Penangkapan

Baca Juga :

Tim Satgas terlebih dahulu menelusuri keberadaan pelaku. Dari hasil penyelidikan, diketahui Maam Taplo meninggalkan Kiwirok menuju Jayapura pada Agustus 2025 dengan alasan berobat ke RS Vanimo, Papua Nugini, menggunakan surat rujukan dari Puskesmas Kiwirok karena mengalami pembengkakan pada perut.

Saat berada di Arso Swakarsa, pelaku berhasil diamankan. Setelah ditangkap, Maam Taplo langsung dibawa ke Polda Papua untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Rekam Jejak Kekerasan

Pelaku diketahui terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, di antaranya:

1. Penyerangan Tenaga Kesehatan di Kiwirok (13 September 2021)

Korban meninggal: Gabriella Meilani, mengalami luka bacok di kepala, leher, dan luka tusuk di perut.

Korban luka (10 orang):

dr. Restu Pamangi (patah tulang lengan kanan), Siti Khotijah, Martinus Deni Satya, Lukas Luji (luka memar), Emanuel Abi (luka panah di ketiak), Patra (luka memar),  Katrianti Tandiala (luka tusuk di kemaluan dan paha kanan, lebam wajah), Christina Sampe Tonapa (luka tusuk di sekujur tubuh), Marcelinus Ola Atanila (luka memar), Gerald Sokoy.

2. Pembakaran Fasilitas Umum di Kiwirok Gedung yang dibakar meliputi:

Bank Papua, Puskesmas, Pasar, Perumahan Puskesmas, Kantor Distrik.

Pelaku juga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan lain, seperti penembakan di Lapangan Terbang Kiwirok, penembakan terhadap Pos Brimob Resimen III, penyerangan terhadap Satgas Kodim Yonif 431/SSP di Pos Okbibab, serta kontak tembak dengan personel Yonif PR 431/SSP di Pos Kiwirok yang menewaskan Prada Beryl Kholif A.R.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penangkapan tersebut.

“Penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menegakkan hukum dan memberikan keadilan bagi para korban. Pelaku dengan rekam jejak kekerasan seperti ini harus mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.”

Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menegaskan komitmen melanjutkan pengejaran terhadap anggota KKB lainnya.

“Kami terus memantau pergerakan jaringan KKB dan memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga. Penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan akan dilakukan tanpa kompromi,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *