Example floating
Example floating
HUKRIM

Satgas Damai Cartenz Kejar Eksekutor di SMP YPK Dekai: Kami Tidak Akan Tinggal Diam!

29
×

Satgas Damai Cartenz Kejar Eksekutor di SMP YPK Dekai: Kami Tidak Akan Tinggal Diam!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DEKAI, Nemangmawipos.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Yahukimo berduka hebat. Lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi zona aman bagi aktivitas belajar-mengajar, justru berubah menjadi palagan maut. Seorang warga sipil tewas mengenaskan setelah diserang secara brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di dalam kompleks sekolah.

Tragedi berdarah ini pecah pada Senin pagi (2/1/2026), sekitar pukul 09.00 WIT, di SMP YPK Yakpesmi Dekai, Jalan Seradala Km 03, Distrik Dekai, Papua Pegunungan.

​Korban diketahui bernama Daniel Datti, SE (41), seorang pria asal Makale, Toraja. Saat kejadian, Daniel tengah mengabdikan keterampilannya membuat meja dan kursi demi kenyamanan belajar para siswa.

Baca Juga :

Nahas, suasana damai itu hancur saat rentetan tembakan terdengar dari arah belakang sekolah. Daniel yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju ruang guru. Namun, maut tetap mengejarnya. Tiga orang pelaku muncul dengan beringas: Satu pelaku menenteng senjata api rakitan laras panjang. Satu pelaku menghunus kapak tajam. Satu pelaku lainnya dengan dingin merekam aksi biadab tersebut menggunakan ponsel.

Daniel pun dieksekusi di dalam ruang guru. Hasil visum medis di RSUD Dekai menunjukkan luka fatal di bagian kepala, punggung, dan kedua lutut. Tak hanya nyawa, para pelaku juga menghancurkan kaca ruang kelas XII serta mobil milik warga yang terparkir di lokasi.

Merespons cepat laporan warga, Tim Satreskrim Polres Yahukimo segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Aparat mengamankan sejumlah barang bukti krusial, mulai dari batu, serpihan kaca, pakaian korban yang bersimbah darah, hingga serpihan logam yang diduga kuat sebagai proyektil peluru.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan belasungkawa sedalam-dalamnya atas insiden yang mencoreng institusi pendidikan tersebut.

“Kami sangat berduka. Sekolah seharusnya menjadi tempat paling aman. Saat ini, aparat gabungan sedang melakukan penyelidikan intensif. Kami tidak akan tinggal diam, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya!” tegas Brigjen Faizal.

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat untuk memulihkan trauma serta rasa aman di Dekai.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas para pelaku masih dalam pendalaman intensif. Patroli keamanan, baik terbuka maupun tertutup, kini diperketat di seluruh sudut Kota Dekai untuk mencegah aksi kekerasan serupa terulang kembali. Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada, sembari memberikan kepercayaan penuh kepada aparat untuk mengadili para pelaku.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *