Example floating
Example floating
DPR

Reses di Kapiraya, Asri Akkas Serap Aspirasi Warga soal Tapal Batas dan Infrastruktur

358
×

Reses di Kapiraya, Asri Akkas Serap Aspirasi Warga soal Tapal Batas dan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

Capt : Wakil Ketua I DPRK Mimika, Asri Akkas, berdialog dengan masyarakat saat kegiatan reses di Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Sabtu (13/12/2025), guna menyerap aspirasi warga terkait tapal batas wilayah dan pelayanan dasar. Foto: Stendy.

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Asri Akkas, menggelar kegiatan reses di Kampung Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (13/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Asri Akkas bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat Kampung Kapiraya. Reses berlangsung melalui dialog langsung bersama warga guna menyerap aspirasi serta mendengar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat setempat.

Ketua Dewan Agama Katolik Kampung Kapiraya, Manfret Itokomako, mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRK Mimika di wilayah mereka. Ia menyebut Asri Akkas sebagai anggota dewan pertama yang hadir langsung menemui masyarakat.

Baca Juga :

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih, karena baru kali ini anggota DPRK hadir langsung melihat kondisi masyarakat kami,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Suku Kapiraya, Saverius Kuepe, menyoroti persoalan tapal batas wilayah yang menurutnya telah memiliki sejarah yang jelas. Ia meminta DPRK dan pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami orang Mimika merasakan bahwa tanah kami diambil pihak lain. Orang pantai dan orang gunung itu sudah ada sejarahnya. Kami mohon persoalan ini diselesaikan secepatnya,” tegasnya.

Ketua Bamuskam Kapiraya, Liberatus Wauketyau, juga menyampaikan keluhan terkait kejelasan pembangunan perumahan di sekitar bandara yang melibatkan wilayah Kapiraya, Wakia, dan Mapuruka. Selain itu, ia mengeluhkan persoalan air bersih dan penerangan.

“Air bersih setelah diresmikan bupati kembali tidak mengalir, dan lampu tenaga surya hanya menyala sekitar satu jam. Kami sangat kecewa dan berharap persoalan ini segera diselesaikan,” ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Asri Akkas menjelaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari kegiatan reses, dan persoalan tapal batas telah menjadi perhatian serius pemerintah bersama DPRK Mimika.

“Tapal batas sudah menjadi fokus utama DPRK dan pemerintah. Hari Senin kami berangkat ke Jakarta dan pada Selasa akan dilakukan pertemuan dengan Kementerian Dalam Negeri yang diikuti langsung oleh Bupati Mimika, DPR Kabupaten, dan DPR Provinsi Papua Tengah,” jelas Asri.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan keputusan dari Kementerian Dalam Negeri sehingga persoalan tapal batas dapat segera diselesaikan.

Terkait pembangunan, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, yakni pembangunan dari kampung ke kota, termasuk rencana pembangunan perumahan layak huni di sekitar bandara.

“Saya harap masyarakat menjaga dan menempati rumah yang dibangun. Jika tidak dijaga, orang lain bisa mengambil tempat kita,” pesannya.

Lebih lanjut, Asri menegaskan komitmen eksekutif dan legislatif bahwa tanah di Kabupaten Mimika tidak boleh diambil oleh pihak mana pun. Ia berkomitmen untuk terus mengawal serta mendorong seluruh aspirasi masyarakat kepada dinas terkait, khususnya yang menyangkut pelayanan dasar.

Pada kesempatan tersebut, Asri juga menyampaikan ucapan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026 kepada seluruh masyarakat, sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada warga.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *