Example floating
Example floating
Kesehatanpemerintah kabupaten Mimika

Puskesmas Pasar Sentral Capai 85 Persen Pelayanan Ibu Hamil Sesuai Standar Nasional Sepanjang 2025

295
×

Puskesmas Pasar Sentral Capai 85 Persen Pelayanan Ibu Hamil Sesuai Standar Nasional Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

Capt: Penanggung Jawab (PJ) KIA Puskesmas Pasar Sentral, Miranda, S.Tr.Keb (Bidan Mahir Golongan III/B), saat diwawancarai wartawan Nemangkawipos.com. Foto: Marfin

Example 468x60

TIMIKA, Nemangkawipos.com – Puskesmas Pasar Sentral melalui Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merilis capaian kinerja pelayanan ibu hamil sepanjang tahun 2025. Hingga November, tercatat 1.083 ibu hamil telah mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar nasional, atau 85 persen dari total sasaran 1.282 orang.

Penanggung Jawab (PJ) KIA Puskesmas Pasar Sentral, Miranda, S.Tr.Keb (Bidan Mahir Golongan III/B), mengatakan bahwa fokus utama pelayanan adalah memastikan seluruh ibu hamil menerima pelayanan standar 12T secara lengkap dan rutin setiap bulan.

“Pelayanan yang kami berikan meliputi penimbangan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran tinggi fundus uteri, palpasi, pemberian tablet tambah darah, hingga pemeriksaan USG oleh dokter yang dilakukan pada trimester pertama dan trimester ketiga,” ujar Miranda saat diwawancarai di Timika, Kamis (18/12/2025).

Baca Juga :

Menghadapi tantangan geografis dan tingginya mobilitas warga, Puskesmas Pasar Sentral menerapkan strategi jemput bola. Tim KIA secara rutin melakukan kunjungan rumah hingga tiga kali dalam sepekan, khususnya bagi ibu hamil yang tidak hadir sesuai jadwal pemeriksaan atau masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).

“Ibu hamil yang sudah terjadwal tetapi tidak datang akan kami hubungi. Jika terdapat kendala, tim langsung mendatangi rumah pasien untuk memberikan edukasi, terutama bagi ibu hamil yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit namun masih ragu menjalani pelayanan lanjutan,” jelasnya.

Terkait tiga kasus kematian ibu dan tiga kasus kematian bayi (KJDR) di wilayah kerja Puskesmas Pasar Sentral, Miranda menegaskan bahwa seluruh kejadian tersebut berlangsung di fasilitas rujukan, yakni RSUD Mimika dan RS Mitra Masyarakat (RSMM).

Meski demikian, ia menekankan pentingnya skrining sejak trimester awal sebagai langkah pencegahan utama.

“Edukasi adalah kunci. Kami mengimbau ibu hamil untuk segera memeriksakan kehamilan begitu mengalami keterlambatan haid. Skrining awal sangat penting untuk mencegah penularan penyakit dari ibu ke janin serta memantau tumbuh kembang bayi secara menyeluruh,” tegas Miranda.

Selain itu, Puskesmas Pasar Sentral juga tengah mempersiapkan implementasi regulasi baru tahun 2026, di mana standar kunjungan ibu hamil akan ditingkatkan dari minimal enam kali menjadi delapan kali kunjungan selama masa kehamilan.

“Kami berharap dengan peningkatan frekuensi kunjungan ini, pengawasan kesehatan ibu dan janin di wilayah Kabupaten Mimika dapat semakin optimal,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *